Bank Indonesia DIY Jaga Kelancaran Uang Kartal Ramadan dan Idulfitri 2026

Uang Kartal Ramadan
Sumber :
  • Bing Image Creator

 

img_title Inflasi DIY Juni 2026 Terkendali, Transportasi Jadi Pemicu Utama

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan ketersediaan uang kartal selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026 tetap terjaga dengan baik. Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menyampaikan bahwa realisasi uang kartal yang keluar (outflow) dari Kantor Perwakilan BI DIY kepada perbankan dan masyarakat mencapai Rp4,71 triliun. Angka ini setara dengan 94,39 persen dari proyeksi sebesar Rp4,99 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 2,4 persen dibandingkan periode Ramadan dan Idulfitri tahun sebelumnya, yakni 1446 H/2025, yang mencatatkan realisasi outflow sebesar Rp4,6 triliun. Menurut Sri Darmadi, peningkatan ini tidak terlepas dari sejumlah faktor, antara lain terjaganya aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatnya kebutuhan uang kartal, adanya libur panjang, serta kebutuhan pengisian mesin ATM yang lebih tinggi selama periode Ramadan dan Idulfitri.

img_title Gen Z Perlu Rencanakan Keuangan dan Hunian Sejak Usia Muda

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan uang Rupiah yang layak edar, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat. Untuk itu, BI kembali menyelenggarakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Program ini dilaksanakan serentak di seluruh Kantor Pusat dan Kantor Perwakilan BI di Indonesia, termasuk di DIY.

Di Yogyakarta, kegiatan SERAMBI berlangsung sejak 23 Februari hingga 12 Maret 2026 dengan total kuota penukaran sebanyak 15.000 paket. Lokasi kegiatan dipilih secara strategis agar mudah dijangkau masyarakat, mulai dari rumah ibadah, kantor bank umum, hingga lokasi penukaran uang terpadu di Halaman Pendopo Graha Wanabhaktiyasa.

img_title Aksi Nyata Alfamart Percantik Masjid Agung Darul Muttaqin Batang Jelang Idul Fitri

Selama periode tersebut, BI DIY menggelar berbagai layanan penukaran uang. Pada 23–26 Februari, layanan kas keliling hadir di enam masjid yang tersebar di Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul dengan total kuota 1.800 paket. Kemudian, pada 25 Februari–12 Maret, sebanyak 34 bank umum di wilayah DIY membuka layanan penukaran uang dengan kuota 10.200 paket. Puncaknya, pada 3–5 Maret, BI DIY bersama sembilan bank mitra—antara lain Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BPD DIY, BSI, Bank Muamalat, CIMB Niaga, dan Mandiri Taspen—menggelar layanan penukaran uang terpadu di Halaman Pendopo Graha Wanabhaktiyasa dengan kuota 3.000 paket.

Program SERAMBI tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang kartal baru menjelang Idulfitri, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya merawat Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Melalui kegiatan ini, BI mengajak masyarakat untuk senantiasa menggunakan Rupiah secara bijak, menjaga kualitas uang, serta mendukung kelancaran sistem pembayaran nasional.

Halaman Selanjutnya
img_title