Pemkot Yogyakarta Pertahankan Predikat WTP ke-17, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan
- Dok Pemkot Yogya
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menorehkan pencapaian penting dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk ke-17 kalinya, Pemkot berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025. Predikat ini menjadi bukti konsistensi Kota Yogyakarta dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan publik.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi DIY, Agustin Sugihartatik, kepada Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dalam sebuah acara resmi di Kantor BPK Perwakilan DIY, Rabu (01/04/2026). Suasana penuh apresiasi mewarnai penyerahan tersebut, menandai keberhasilan Pemkot Yogyakarta mempertahankan reputasi sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Indonesia.
Dalam sambutannya, Agustin menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas capaian Pemkot Yogyakarta. Menurutnya, opini WTP yang diraih secara berulang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan. Ia menekankan bahwa capaian ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan cerminan keseriusan Pemkot dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan. “Kami berharap capaian ini terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, agar pelayanan publik semakin berkualitas dan masyarakat merasakan manfaat nyata dari tata kelola yang transparan,” ujarnya.
Meski memberikan opini tertinggi, BPK tetap menyampaikan sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian. Aspek pendapatan daerah, belanja, serta pengelolaan aset masih membutuhkan penyempurnaan agar lebih optimal. Catatan tersebut, menurut Agustin, harus dipandang sebagai masukan konstruktif untuk memperkuat sistem keuangan daerah ke depan.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan terima kasih atas pemeriksaan yang dilakukan BPK secara profesional. Ia menegaskan bahwa Pemkot siap menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan. “Kami berkomitmen menindaklanjuti catatan BPK secara tepat waktu dan akuntabel. Ini bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efektif, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Hasto juga menekankan bahwa capaian WTP ke-17 ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, dukungan DPRD, serta partisipasi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, tidak hanya dalam aspek keuangan, tetapi juga dalam pelayanan publik. “Predikat WTP bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab besar untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.