Bupati Sleman Tegaskan ASN Tetap Layani Masyarakat, Belum terapkan WFH
- Istimewa
SLEMAN, VIVA Jogja – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman belum akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat sebagaimana tertuang dalam surat edaran pemerintah pusat. Keputusan ini diambil demi memastikan layanan publik tetap berjalan optimal dan tidak merugikan masyarakat.
Menurut Harda, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Sleman memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat. Jika kebijakan WFH diterapkan, dikhawatirkan akan menimbulkan hambatan dalam pemenuhan kebutuhan warga yang sebagian besar masih mengandalkan layanan tatap muka.
“Saya menghormati surat edaran dari pemerintah pusat. Namun, saya melihat kebijakan itu bersifat situasional. Untuk Pemkab Sleman, setelah melalui rapat dan rembugan bersama OPD, diputuskan tidak akan ada penerapan WFH. Seluruh OPD, termasuk setiap Jumat, akan tetap melayani masyarakat,” ujar Harda Kiswaya, Kamis (02/04/2026).
Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Meski menyadari bahwa kebijakan ini bisa saja dianggap berbeda dari arahan pusat, Harda menilai pelayanan publik tidak boleh dikorbankan. “Banyak hal yang menjadi pertimbangan kami. Seluruh OPD di Sleman tidak bisa memberikan layanan secara tidak langsung. Masyarakat membutuhkan kehadiran ASN secara tatap muka,” tegasnya.
Bupati Sleman menekankan bahwa layanan tatap muka menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi secara cepat dan optimal. Pemkab Sleman berkomitmen untuk merespons cepat setiap kebutuhan warga, terutama yang bersifat mendesak.
“Saya khawatir jika WFH diterapkan, layanan kepada masyarakat justru akan lambat. Dampaknya bisa menimbulkan permasalahan lain yang lebih rumit. Pada akhirnya, masyarakat yang dirugikan,” jelasnya.
Harda juga menegaskan bahwa pelayanan publik di Sleman harus tetap berjalan tanpa hambatan. Dengan tidak menerapkan WFH, ia berharap masyarakat tetap mendapatkan akses layanan yang mudah dan cepat, baik di bidang administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, maupun layanan sosial lainnya.
Komitmen Pemkab Sleman
Meski menolak penerapan WFH setiap Jumat, Harda Kiswaya menegaskan bahwa Pemkab Sleman tetap menghormati kebijakan pemerintah pusat. Jika suatu saat kebijakan tersebut bersifat wajib, maka Sleman akan menyesuaikan.