Kebersamaan Paskah di Kotabaru: Ribuan Jemaat Rayakan Harapan dan Toleransi

Walikota Yogya saat mengunjungi Gereja St Antonius
Sumber :
  • Dok Pemkot Yogya

 

img_title MPLS SMP Negeri 10 Yogyakarta Bangun Kedekatan Siswa Baru dan Tingkatkan Daya Tampung Sekolah

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Ribuan umat Katolik memadati gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Gondokusuman untuk merayakan Paskah 2026. Perayaan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga momentum spiritual yang memperkuat makna pengorbanan, kebangkitan, dan pengharapan.

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang hadir saat perayaan, menyampaikan ucapan selamat kepada umat Katolik yang merayakan Tri Hari Suci. Ia menekankan bahwa Paskah membawa pesan universal tentang kebangkitan dan harapan baru. Tema tahun ini, “Kebangkitan-Nya Sumber Pengharapan dan Terobosan Baru”, menurut Hasto, menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus bertransformasi, memperbaiki perilaku, serta membentuk karakter generasi muda yang lebih baik. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama, yang menurutnya sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Yogyakarta.

img_title Strategi Penanganan Stunting Kota Yogyakarta Jadi Rujukan Kabupaten Hulu Sungai Utara

Dalam sambutannya, Hasto menuturkan pengalaman pribadi saat safari tarawih di bulan Ramadan, di mana ia didampingi oleh tokoh-tokoh Kristen dan Katolik. Baginya, kebersamaan lintas agama ini adalah bukti nyata bahwa Yogyakarta memiliki semangat toleransi yang luar biasa. Pemerintah Kota, lanjutnya, berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan selama perayaan berlangsung dengan dukungan aparat kepolisian dan TNI. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Mas Jos (Masyarakat Jogja Olah Sampah Sendiri), sebagai wujud nyata gotong royong.

Kawasan Kotabaru sendiri disebut Hasto sebagai salah satu sentra perayaan Paskah dengan jumlah umat yang besar. Ia mengapresiasi masyarakat yang mampu menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan berlangsung. Menurutnya, peristiwa spiritual seperti Idul Fitri dan Paskah seharusnya membawa dampak positif, tidak hanya bagi manusia tetapi juga bagi lingkungan. “Memberikan rahmat bagi seluruh alam adalah hal penting yang harus kita pelihara bersama,” ujarnya.

img_title Walikota Yogya Hadiri Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan

Sementara itu, Pastor Kepala Paroki Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Romo Nicolaus Devianto Fajar Trinugroho, menekankan bahwa tema Paskah tahun ini menggarisbawahi kebersamaan dalam pengharapan. Ia menyebutkan bahwa gereja menggelar tiga kali misa Malam Paskah, dengan jumlah umat mencapai sekitar 4.000 orang di setiap perayaan utama. Romo Fajar berharap semangat Paskah mampu membangkitkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang tersingkirkan dan membutuhkan perhatian. “Pengalaman Paskah ini diharapkan mendorong umat untuk saling membantu dan menjaga toleransi,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title