Paskibraka, Kulonprogo Siapkan 196 Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

Pembekalan Paskibraka Kulonprogo
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

 

img_title TMMD Sengkuyung Tahap III di Kulonprogo: Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa Kalirejo

KULONPROGO, VIVA Jogja - Semangat ratusan generasi muda Kulonprogo memancar di Aula Adikarto, kompleks Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Senin (06/04/2026). Sebanyak 196 siswa-siswi SMA/sederajat terpilih berkumpul untuk mengikuti pembekalan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kulonprogo Tahun 2026. Acara ini bukan sekadar ajang kompetisi fisik dan baris-berbaris, melainkan wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa esensi Paskibraka jauh melampaui tugas mengibarkan bendera pada peringatan 17 Agustus. Berdasarkan PP No. 51 Tahun 2022, program ini adalah proses pengkaderan pemimpin bangsa. “Jangan jadikan menaikkan bendera sebagai tujuan utama. Ini adalah wahana pengkaderan pemimpin di tingkat nasional maupun daerah. Minimal, saya ingin melihat adik-adik di sini suatu saat nanti menjadi Bupati Kulonprogo, atau minimal Sekda dan Kepala Kesbangpol,” tegas Triyono, disambut antusiasme peserta.

img_title Kemenag Kulonprogo dan Disdukcapil Tandatangani MoU Pemutakhiran Dokumen Kependudukan dan Perkawinan

Triyono juga berbagi kisah pribadi untuk memotivasi peserta. Ia menceritakan bahwa saat SMA pernah bercita-cita menjadi anggota Paskibraka, namun tidak lolos. “Cita-cita tidak boleh berhenti hanya karena fisik. Tidak lolos Paskibraka bukan berarti hambatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Waktu kecil pun saya tidak menyangka bisa menjadi Sekda,” kenangnya. Pesan ini menjadi dorongan bagi peserta agar menjadikan seluruh materi pembekalan sebagai bekal masa depan, baik di bangku kuliah, dunia kerja, maupun usaha, terlepas dari lolos atau tidaknya mereka nanti.

Kepala Badan Kesbangpol Kulonprogo, Pratiwi Ngasaratun, S.IP., S.Psi., M.Sc., menjelaskan bahwa proses rekrutmen tahun ini berlangsung ketat dan transparan. Pendaftaran dibuka secara online melalui laman BPIP sejak 18 Februari hingga 26 Maret 2026, menjaring 266 pendaftar dari 28 sekolah yang mewakili seluruh 12 kapanewon di Kulonprogo. Setelah verifikasi administrasi, 196 peserta (100 putri dan 96 putra) dinyatakan berhak melaju ke tahap berikutnya. Mereka akan memperebutkan 46 posisi final, terdiri dari 38 orang untuk Paskibraka Kabupaten Kulonprogo (19 putra, 19 putri) dan 8 orang untuk seleksi tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

img_title Madrasah di Kulonprogo Kian Diminati, Jadi Pilihan Utama Pendidikan Masyarakat

Rangkaian seleksi berlangsung maraton dari 6 hingga 16 April 2026. Para kandidat harus melewati berbagai ujian sistem gugur, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelijensi Umum (TIU) secara daring, hingga tes kesehatan, kesamaptaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), dan kepribadian. “Ikutilah tahapan seleksi ini dan buktikan kalau kalian adalah calon Paskibraka yang pantas dan berintegritas. Kami menjamin seleksi diselenggarakan secara terbuka, adil, dan transparan,” pesan Pratiwi.

Halaman Selanjutnya
img_title