Pertamina Patra Niaga Pastikan Tak Ada Pengurangan Kuota LPG 3 Kg di Karanganyar

Pertamina tambah fakultatif LPG 3 kg di Jawa Tengah dan DIY
Sumber :
  • arif

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan bahwa penyaluran LPG 3 kilogram di Kabupaten Karanganyar tetap berjalan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan pemerintah, tanpa adanya pengurangan. Pernyataan ini muncul sebagai jawaban atas keresahan masyarakat yang sempat mencuat terkait isu potensi kelangkaan LPG bersubsidi di wilayah tersebut. Pertamina memastikan bahwa distribusi tetap dilakukan secara normal dengan alokasi harian mencapai 47.957 tabung, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara konsisten.

img_title Pertamina Tambah Stok Pertalite hingga 18 Persen di Jateng-DIY, Antisipasi Lonjakan Libur Sekolah

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Risky Diba Avrita, menekankan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan pengurangan pasokan yang dilakukan secara sepihak. Distribusi LPG 3 kg tetap disalurkan melalui jaringan resmi, yakni agen dan pangkalan yang telah ditunjuk, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini menjadi jaminan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya penurunan pasokan yang dapat memicu kelangkaan maupun lonjakan harga di luar ketentuan.

Risky juga menjelaskan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait untuk memastikan penyaluran LPG subsidi berjalan tepat sasaran. Upaya pengawasan di lapangan terus ditingkatkan agar distribusi tidak menyimpang dari aturan dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga, terutama bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada LPG 3 kg sebagai sumber energi utama untuk memasak.

img_title Wamira, Warung Milik Rakyat: Inovasi Koperasi Merah Putih untuk Kendalikan Inflasi dan Gerakkan Ekonomi Warga

Selain itu, Pertamina mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian LPG 3 kg di pangkalan resmi. Dengan membeli di jalur distribusi yang sah, masyarakat akan mendapatkan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga ketersediaan pasokan agar tetap terkontrol dan tidak menimbulkan praktik penimbunan maupun permainan harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pertamina menekankan bahwa keterlibatan masyarakat dalam membeli di pangkalan resmi merupakan salah satu cara efektif untuk menjaga kelancaran distribusi dan memastikan subsidi benar-benar dinikmati oleh kelompok sasaran.

Kehadiran Pertamina sebagai badan usaha yang ditugaskan negara untuk menyalurkan energi bersubsidi memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan ekonomi. LPG 3 kg bukan sekadar komoditas energi, melainkan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat kecil. Oleh karena itu, kepastian pasokan menjadi hal yang sangat krusial. Dengan adanya jaminan dari Pertamina bahwa tidak ada pengurangan kuota di Karanganyar, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang dan tidak terjebak dalam kekhawatiran yang tidak berdasar.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Bongkar Dugaan Mafia LPG Subsidi di Klaten, Bareskrim Sita 1.465 Tabung, Kerugian Negara Tembus Rp6 Miliar