Syawalan di Kulonprogo, Sri Sultan Hamengku Buwono X Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan

Gubernur dan Walik Gubernur DIY gelar syawalan di Kulonprogo
Sumber :
  • Humas Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Exhibition Hall Taman Budaya Kulonprogo (TBK) pada Senin (13/04/2026) ketika Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, bersama Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X, menghadiri acara Safari Syawalan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kehadiran pemimpin tertinggi DIY dalam perayaan ini menjadi simbol kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakat Kulonprogo, sekaligus mempertegas makna Idulfitri sebagai momentum kebersamaan.

img_title Bantul Genjot Program Pro-Rakyat di Hari Jadi ke-195, Sultan Tekankan Eksekusi Nyata

Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan kebanggaan atas kehadiran Sri Sultan dan Paku Alam X. Menurutnya, kehadiran tersebut merupakan wujud nyata perhatian Pemprov DIY terhadap pembangunan di Kulonprogo. Ia menekankan bahwa Safari Syawalan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sinergi pembangunan yang berkeadilan. Agung berharap arahan dari Gubernur dapat menjadi motivasi bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat.

Dalam pidatonya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyoroti tradisi Syawalan dan Halalbihalal sebagai bagian dari budaya bangsa yang telah mengakar kuat di tengah keberagaman etnik dan agama. Menurutnya, tradisi ini bukan sekadar ritual, melainkan sarana memperkuat ikatan sosial dan mempertegas nilai-nilai kebersamaan. Sultan mengajak masyarakat untuk meresapi makna Idulfitri dalam kehidupan nyata, terutama dengan menunjukkan empati kepada sesama yang masih menghadapi kesulitan ekonomi. Ia menegaskan bahwa semangat berjamaah harus terus dijaga, karena dalam kebersamaan terdapat rahmat, sedangkan perpecahan hanya membawa azab.

img_title Ratusan Santri Meriahkan FASI XIII Rayon Nanggulan di Kulonprogo

“Dengan berjamaah kita saling mengenal dan menyambung tali silaturahmi. Di Indonesia, dari berbagai kecemasan, akhirnya terbentuklah masyarakat bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika,” tutur Sultan. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ngarsa Dalem juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengobarkan rasa ikhlas dan semangat persaudaraan kemanusiaan. Menurutnya, kedekatan diri kepada Tuhan tidak akan sempurna tanpa dibarengi rasa kasih sayang terhadap sesama manusia.

Lebih lanjut, Sultan menekankan bahwa Idulfitri harus dimaknai sebagai momentum membina ikatan persatuan dan kesatuan. Ia mengingatkan bahwa kasih sayang antar sesama merupakan inti dari kehidupan berbangsa dan bernegara. “Idulfitri adalah momentum membina ikatan persatuan dan kesatuan. Menyatu-padukan kasih sayang antar kita semua sebagai satu bangsa, satu tanah air, Indonesia,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat