Dukung Fasilitas Belajar, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Beri Bantuan CSR Kursi di Sapuran
WONOSOBO, VIVAJogja - Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan santri di wilayah Kabupaten Wonosobo terus mendapatkan dukungan nyata.
Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera baru saja menyalurkan bantuan berupa kursi sekolah untuk Pondok Pesantren Al-Falah Berbaur Sapuran.
Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui program Dapur MBG SPPG Jolontoro Sapuran yang menjadi mitra strategis pihak yayasan saat ini.
Agenda sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial pada hari Jumat (10/4/2026) di wilayah kecamatan tersebut.
Ketua Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Temanggung, Rizky Wicaksono, menyebutkan bahwa bantuan fisik ini sangat penting bagi santri.
"Kami mengadakan kegiatan CSR berupa penyerahan bantuan kursi sekolah sebanyak 200 unit," ujar Rizky saat memberikan keterangan resminya.
Bantuan tersebut dirancang untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar para santri di lingkungan pondok pesantren tersebut secara maksimal.
Pihak yayasan memilih lokasi ini karena merupakan salah satu titik penerima manfaat terbesar dari jaringan mitra Dapur SPPG Jolontoro.
Intervensi Gizi dan Fasilitas Pendidikan
Sinergi antara pemenuhan fasilitas fisik dan program kesehatan menjadi fokus utama dari pergerakan Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera.
Program Dapur MBG sendiri merupakan instrumen penting yang digunakan yayasan dalam menjalankan intervensi gizi bagi banyak anak sekolah.
Pondok pesantren yang menjadi sasaran bantuan ini tercatat memiliki jumlah penerima manfaat yang cukup besar bagi program gizi tersebut.
"Saat ini terdapat sekitar 1.000 siswa yang menjadi bagian dari sasaran program kami di sini," jelas Rizky secara lebih rinci.
Intervensi gizi tersebut diintegrasikan dengan bantuan sosial fisik agar kualitas hidup anak-anak di wilayah mitra dapat terus meningkat.
Rizky menambahkan bahwa saat ini cakupan layanan yayasan telah menjangkau berbagai wilayah strategis yang ada di provinsi Jawa Tengah.
Jaringan mitra tersebut tersebar di tiga lokasi Kabupaten Temanggung, satu titik di Wonosobo, serta satu titik utama di Semarang.
Masa depan program ini dipastikan akan terus berlanjut guna menjangkau lebih banyak anak-anak yang memang membutuhkan bantuan serupa.
"Ke depannya pihak Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera akan terus melaksanakan kegiatan CSR secara berkelanjutan," tutur Rizky kembali dengan optimis.