NasDem Jepara Gugat Framing Tempo: Desak Klarifikasi, Siapkan Langkah Hukum

NasDem Jepara tekan Majalah Tempo: klarifikasi wajib, opsi hukum disiapkan. Framing dinilai melampaui etika, seret nama Surya Paloh ke pusaran opini.
Sumber :
  • ketua Nasdem jepara Pratikno

JEPARA,VivaJogja – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Jepara melontarkan kritik terbuka terhadap pemberitaan dan desain sampul Majalah Tempo edisi 12 Maret 2026 yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip dasar jurnalistik.

img_title Dekranasda Resmikan Kafe untuk Gaet Anak Muda Kenal UMKM

Ketua DPD NasDem Jepara, Pratikno, menegaskan bahwa narasi yang dibangun dalam pemberitaan tersebut, khususnya terkait isu merger, tidak memiliki dasar dalam keputusan resmi internal partai. 

Ia menilai konstruksi isu tersebut berpotensi membentuk opini publik yang tidak proporsional.

img_title WamenHAM Mugiyanto: Kekerasan terhadap Perempuan Masih Jadi Tantangan Besar di Era Kartini Modern

“Tidak ada keputusan ataupun pernyataan resmi partai terkait hal tersebut. Karena itu, penting bagi publik mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang,” ujarnya.

Selain substansi berita, NasDem juga menyoroti aspek visual sampul yang dianggap memiliki muatan framing tertentu. 

img_title Ganas! Persijap Jepara Permalukan Semen Padang Tanpa Ampun di Kandang

Menurutnya, visualisasi tersebut berpotensi memperkuat persepsi negatif terhadap partai dan Ketua Umum, Surya Paloh, di ruang publik.

Dalam konteks lebih luas, NasDem memandang persoalan ini bukan semata sengketa pemberitaan, tetapi juga menyangkut batas antara kebebasan pers dan tanggung jawab etik dalam membangun wacana publik.

Sebagai langkah awal, DPD NasDem Jepara meminta Tempo memberikan klarifikasi serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui kanal resmi.

Di saat yang sama, NasDem membuka opsi untuk menempuh jalur hukum, termasuk pengaduan ke Dewan Pers hingga langkah perdata maupun pidana, apabila tidak terdapat respons yang dianggap memadai.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa NasDem tidak akan membiarkan narasi yang dinilai merugikan berkembang tanpa klarifikasi, terutama di tengah dinamika politik nasional yang kian sensitif terhadap framing media.