Bupati Kulonprogo Lepas 384 Calon Jemaah Haji 2026, Berangkat Langsung dari Embarkasi YIA

Bupati Kulonprogo lepas calon haji asal Kulonprogo
Sumber :
  • Dok Humas Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja - Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti Aula Adikarta Gedung Kaca Pemerintah Kabupaten Kulonprogo pada Jumat (17/04/2026). Sebanyak 384 calon jemaah haji asal Kulonprogo tahun 1447 H/2026 secara resmi berpamitan kepada jajaran pemerintah daerah sebelum bertolak menuju Tanah Suci. Acara pelepasan ini menjadi momen penting yang menandai kesiapan para jemaah sekaligus dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap pelaksanaan ibadah haji.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kulonprogo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., bersama Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo Suharto, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kulonprogo H. Mulyono S.H.I., M.Si., Kepala Kantor Kemenag H.M. Wahib Jamil, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Kulonprogo. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi simbol dukungan moral sekaligus doa agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kulonprogo, H. Mulyono, menjelaskan bahwa seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui empat kelompok terbang. Mayoritas jemaah tergabung dalam Kloter I embarkasi YIA sebanyak 354 orang, sementara sisanya tersebar dalam kloter optimalisasi cadangan, termasuk satu orang di Kloter II, satu orang di Kloter VII, serta 28 orang di Kloter XXVI. Fakta menarik dari keberangkatan tahun ini adalah adanya jemaah termuda bernama Khoirudin Arbani, berusia 19 tahun, yang berasal dari Kedunggong, Wates. Ia berangkat menggantikan orang tuanya yang telah wafat. Di sisi lain, jemaah tertua adalah Bapak Satiyo yang berusia 85 tahun. Secara komposisi, jumlah jemaah perempuan lebih banyak dibanding laki-laki, yakni 214 orang berbanding 170 orang.

img_title Krisis Sampah Organik di Kulonprogo: Warga Wates Tertekan Pasca Kebijakan TPA Banyuroto

Perwakilan calon jemaah haji, dr. Eko Damayanti, dalam kata pamitannya menyampaikan rasa syukur mendalam atas kesempatan yang akhirnya datang setelah penantian panjang. Ia menuturkan bahwa keberangkatan tahun ini merupakan buah kesabaran setelah menunggu selama 14 tahun, termasuk masa penundaan akibat pandemi Covid-19. “Kami berterima kasih karena kini bisa berangkat langsung dari rumah sendiri melalui embarkasi berbasis hotel di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Kami mohon doa agar diberikan kesehatan dan kelancaran untuk meraih predikat haji mabrur,” ungkapnya penuh haru.

Halaman Selanjutnya
img_title