Pemkot Yogyakarta Apresiasi Bakti Elektromedis, Kalibrasi Alat Kesehatan Maternal-Neonatal Secara Gratis
- Dok Pemkot Yogya
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan apresiasi tinggi kepada Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI) Kota Yogyakarta atas inisiatif mereka dalam melaksanakan kegiatan kalibrasi alat kesehatan maternal-neonatal secara gratis. Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang digelar serentak di berbagai daerah dalam rangka memperingati Hari Elektromedis Nasional.
Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi IKATEMI yang telah melakukan kalibrasi terhadap sekitar 125 unit alat kesehatan milik puskesmas di Kota Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam memastikan alat kesehatan tetap terjaga kualitasnya. Hasto menekankan bahwa kalibrasi alat kesehatan merupakan hal penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien. Ia mencontohkan alat Doppler yang digunakan untuk memantau detak jantung janin. Jika alat tersebut tidak akurat, maka diagnosis bisa salah dan berisiko besar bagi keselamatan ibu maupun bayi.
Sebagai seorang dokter kandungan, Hasto menegaskan pentingnya pengecekan berkala terhadap alat kesehatan. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya sekadar teknis, tetapi juga memiliki nilai humanistik karena menyangkut keselamatan hidup manusia. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan edukasi kepada tenaga kesehatan dan kader posyandu mengenai penggunaan alat ukur yang benar agar data yang dihasilkan lebih akurat.
Ketua DPC IKATEMI Kota Yogyakarta, Imas Setya Gunawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara serentak di berbagai daerah dengan tujuan mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Di Yogyakarta sendiri, kegiatan melibatkan 29 tenaga elektromedis dari rumah sakit dan civitas akademika, serta 18 puskesmas yang mengirimkan alat kesehatan maternal-neonatal untuk dilakukan pengecekan. Imas menegaskan bahwa kegiatan ini murni bersifat sosial tanpa biaya apapun yang dibebankan kepada fasilitas kesehatan maupun peserta.
Fokus utama kalibrasi adalah pada tujuh jenis alat kesehatan, di antaranya tensimeter, fetal Doppler, Electrocardiograph (ECG), pulse oxymeter, timbangan bayi, Cardiotocography (CTG), dan lampu tindakan obsgyn. Target awal kegiatan adalah 180 unit alat, namun berdasarkan rekapitulasi terakhir, jumlah alat yang berhasil dikalibrasi mencapai 125 unit. Meski belum mencapai target, kegiatan ini tetap dianggap berhasil karena mampu memberikan manfaat nyata bagi fasilitas kesehatan di Kota Yogyakarta.