Hari Pertama Operasional Embarkasi YIA, 384 Jemaah Kulonprogo Terlayani Embarkasi Berbasis Hotel

Hari Pertama operasional Embarkasi Haji YIA
Sumber :
  • Dok Kemenag Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja – Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) resmi memulai operasionalnya pada Selasa (21/04/2026) dengan sistem berbasis hotel. Sebanyak 384 jemaah haji dari Kulonprogo menjadi kloter perdana yang merasakan langsung fasilitas modern ini, menjadikan momentum tersebut bukan hanya sekadar keberangkatan, melainkan juga kebanggaan daerah.

img_title Jumlah Jamaah Haji Jepara Jadi 1.542, Ada yang Meninggal dan Tunda Berangkat

Sejak pagi, suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti kedatangan rombongan jemaah. Sembilan armada bus mengantar mereka menuju kawasan hotel embarkasi, diiringi doa keluarga dan masyarakat. Sambutan hangat dari para petugas yang ramah dan memanusiakan, terutama bagi lansia, membuat jemaah merasa dihargai dan nyaman. Bagi warga Kulonprogo, fasilitas ini bukan hanya soal efisiensi waktu, tetapi juga simbol kemajuan daerah. Siti Musfiroh, jemaah asal Kapanewon Temon yang telah menunggu sejak 2012, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. “Menginap di embarkasi hotel, lalu besok terbang dari kampung halaman sendiri, rasanya luar biasa,” ujarnya dengan senyum bahagia.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY memastikan seluruh proses berjalan lancar. Plt. Kepala Kanwil Kemenag DIY, Jauhar Mustofa, menegaskan bahwa alur kedatangan jemaah dirancang senyaman mungkin. Sistem jalur ganjil-genap diterapkan untuk menghindari penumpukan, sementara jemaah yang membutuhkan pendampingan mendapat prioritas utama. Di dalam ballroom hotel, layanan One Stop Service disediakan sehingga seluruh kebutuhan jemaah dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua jam. Pemeriksaan kesehatan akhir, pembagian living cost, gelang identitas, hingga dokumen kelengkapan dilakukan di satu titik, memudahkan jemaah tanpa harus berpindah lokasi.

img_title Embarkasi YIA Siap Layani Jamaah Haji dengan Standar Prima

Tahun ini juga mencatat sejarah baru dengan adanya aktivasi Kartu Nusuk langsung di embarkasi. Perwakilan Syarikah dari Arab Saudi hadir di Kulonprogo untuk memberikan dan mengaktifkan kartu yang menjadi akses vital menuju Makkah, Masjidil Haram, dan Armuzna. Inovasi ini memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang tanpa kendala administrasi setibanya di Tanah Suci. Pemerintah daerah turut menampung masukan dari warga untuk penyempurnaan fasilitas ke depan. Salah satunya adalah usulan terkait area parkir bus yang dirasa masih sempit, menjadi catatan penting bagi pengelola agar terus meningkatkan kualitas infrastruktur embarkasi.

Halaman Selanjutnya
img_title