Mie Ayam “Anti Mainstream” di Selatan Jogja Ini Diam-Diam Bikin Ketagihan, Dekat Malioboro Tapi Masih Sepi?!

Mie Ayam Barokah Mas Danang
Sumber :
  • VIVA Jogja/IG gendutkulineran

VIVA Jogja  – Di tengah ramainya geliat wisata kuliner di Yogyakarta, sebuah warung mie ayam sederhana justru mencuri perhatian karena statusnya yang masih “underrated”, meski cita rasanya disebut-sebut mampu menyaingi tempat populer.

img_title Malioboro Bersiap Jadi Kawasan Pedestrian Bebas Emisi November 2026

Adalah Mie Ayam Barokah Mas Danang, yang berlokasi di kawasan Tirtonirmolo, Bantul. Letaknya hanya sekitar 10 menit dari Malioboro, namun belum banyak wisatawan yang menyadari keberadaannya. Justru di situlah letak daya tariknya.

Di saat banyak tempat kuliner berlomba tampil estetik demi konten media sosial, warung ini tampil apa adanya. Tapi jangan salah—soal rasa, tempat ini bisa bikin pelanggan balik lagi tanpa pikir panjang. Ciri khas utama mie ayam di sini adalah teksturnya yang lebih kental dan padat, berbeda dari mie ayam biasa yang cenderung ringan.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Kawasan Penyangga Jadi Destinasi Wisata Baru

Sekilas mengingatkan pada gaya mie ayam legendaris ala Wonogiri, namun dengan sentuhan yang lebih “berani”. Kuahnya gurih, bukan manis, menjadikannya pilihan ideal bagi penikmat mie ayam yang ingin sensasi rasa lebih tegas di lidah.

Yang membuatnya makin mencolok adalah topping-nya. Tidak pelit, tidak setengah-setengah. Potongan ayam melimpah berpadu dengan bumbu yang meresap sempurna, menciptakan keseimbangan rasa yang sulit diabaikan. Dalam satu porsi, pelanggan bisa merasakan kombinasi tekstur mie kenyal, kuah gurih, dan topping yang memuaskan.

img_title Komunitas Seni Malioboro Hidup Kembali Lewat Gelaran O, – Nol Koma #1

Harga? Ini bagian yang membuat banyak orang mengernyit heran. Dengan kualitas seperti itu, banderolnya justru tetap ramah di kantong. Fenomena inilah yang kemudian memicu pertanyaan: kenapa tempat ini belum viral? Beberapa pelanggan menyebut lokasi yang agak “masuk” menjadi salah satu faktor.

Namun bagi pemburu kuliner sejati, justru ini tantangan yang menyenangkan—menemukan permata tersembunyi sebelum ramai diserbu. “Kalau tempat ini ada di pusat kota, mungkin sudah antre panjang tiap hari,” ujar salah satu pengunjung yang datang bersama teman-temannya. Tren berburu kuliner underrated memang sedang naik daun.

Wisatawan kini tak hanya mencari tempat hits, tetapi juga pengalaman autentik yang belum banyak tersentuh eksposur. Dan di tengah tren itu, Mie Ayam Barokah Mas Danang muncul sebagai kandidat kuat destinasi wajib berikutnya.

Halaman Selanjutnya
img_title