Akselerasi Total Pembangunan Jadi Fokus Musrenbang RKPD DIY 2027

Gubernur DIY Sri Sultan HB X pimpin Musrenbang RKPD DIY 2027
Sumber :
  • Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja -  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD DIY 2027 yang digelar di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, menjadi momentum penting bagi Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menegaskan arah pembangunan di tahun terakhir periode RPJMD 2022–2027.

img_title DIY– Melbourne Symphony Orchestra Perkuat Diplomasi Budaya, Yogyakarta Jadi Pusat Ekosistem Seni Global

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menekankan perlunya strategi akselerasi total guna mengejar sisa target indikator makro pembangunan, mulai dari penurunan angka kemiskinan, pemerataan kesejahteraan antarwilayah, hingga penguatan sektor unggulan daerah.

Dalam arahannya, Sri Sultan menegaskan bahwa RKPD 2027 memiliki makna strategis sebagai titik evaluasi sekaligus penegasan capaian pembangunan lima tahunan. Waktu yang tersisa harus dimanfaatkan untuk menutup celah pencapaian yang belum optimal. Ia mengingatkan jajaran birokrasi agar tidak lagi terjebak dalam pola kerja rutin yang sekadar menghabiskan anggaran, melainkan harus berani keluar dari pendekatan konvensional. Menurutnya, pola pikir out of the box harus dikedepankan, dengan evaluasi kritis terhadap relevansi dan dampak program bagi masyarakat.

img_title Sri Sultan Dorong Efisiensi dan Keselamatan dalam Pembangunan Gedung Baru DPRD DIY

Sri Sultan secara khusus menyoroti masalah kemiskinan, ketimpangan pendapatan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, serta tingkat pengangguran yang masih menjadi pekerjaan rumah. Ia menekankan perlunya koordinasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemda DIY, dan pemerintah kabupaten/kota agar kebijakan tidak berhenti di tataran dokumen, melainkan benar-benar terimplementasi di lapangan. Dukungan pemerintah pusat melalui alokasi program dan anggaran yang memadai juga diharapkan, terutama untuk mendorong sektor unggulan DIY seperti pariwisata, pendidikan, ekonomi kreatif, dan pertanian berbasis teknologi.

Di tengah proyeksi belanja daerah yang mencapai Rp4,59 triliun, Sri Sultan mengingatkan pentingnya prinsip value for money. Setiap rupiah yang dikeluarkan harus memiliki justifikasi yang kuat dan hasil yang jelas bagi peningkatan kualitas hidup warga. Ia menegaskan bahwa perencanaan tanpa eksekusi yang tepat hanya akan menjadi dokumen di atas meja. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga dunia usaha, untuk bersama-sama mewujudkan kemuliaan hidup masyarakat Jogja atau Pancamulia.

img_title Pembangunan Gedung Baru DPRD DIY Lampaui Target, Optimisme Rampung Tepat Waktu

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, dalam paparannya menyampaikan rincian teknis target utama tahun 2027. Meski pertumbuhan ekonomi DIY pada akhir 2025 tercatat stabil di angka 5,49%, Pemda DIY berani mematok target lebih tinggi, yakni 6,30% hingga 7,5%. Sejalan dengan itu, angka kemiskinan ditargetkan turun signifikan ke kisaran 8,5% hingga 9,5%. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga dibidik turun ke angka 3,06% hingga 3,38%. Fokus ini didukung oleh capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DIY yang sangat kuat di angka 82,48, tertinggi kedua di Indonesia, yang menjadi modal sosial utama pembangunan.

Halaman Selanjutnya
img_title