PKB DIY Didorong Perkuat Edukasi Sosial dan Toleransi di Yogyakarta

Audiensi DPW PKB DIY dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X
Sumber :
  • Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja -  Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) DIY diharapkan dapat mengambil peran lebih luas dalam mendukung Pemerintah Daerah DIY, tidak hanya dalam ranah politik dan demokrasi, tetapi juga dalam edukasi sosial dan toleransi. Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, saat menerima kunjungan jajaran DPW PKB DIY di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

img_title DPAD DIY Dorong Inovasi Kearsipan untuk Menjaga Warisan Sejarah Yogyakarta

Dalam kesempatan itu, Sri Paduka menegaskan bahwa PKB bukan sekadar partai politik, melainkan juga memiliki fungsi pembinaan umat. Menurutnya, partai ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat agar lebih terinformasi, kritis, dan mampu menghadapi tantangan sosial yang ada. “Yang saya tahu, PKB tidak hanya menyalurkan inspirasi dari para anggota dan pengikutnya, tapi juga memiliki fungsi pembinaan umat. Karenanya, kami nderek titip warga masyarakat juga untuk diedukasi. Cita-cita saya bagi DIY dari dulu hanya satu, mewujudkan warga DIY yang teredukasi,” ujar Sri Paduka.

Ia menambahkan bahwa Pemda DIY memiliki keinginan agar semua pihak dapat maju dan tumbuh bersama, termasuk dengan DPW PKB DIY. Kepada generasi muda PKB, Sri Paduka berpesan agar tidak hanya aktif dalam politik, tetapi juga berperan dalam isu-isu sosial. Salah satu perhatian yang disorot adalah kondisi perempuan di DIY yang masih menghadapi tantangan, termasuk fenomena pernikahan usia muda. “Kasus sosial di mana perempuan menikah muda di DIY masih ada. Jadi mari bersama mengedukasi masyarakat bahwa perempuan itu juga punya hak-hak yang sama untuk berkembang, misalnya dalam hal pendidikan,” imbuhnya.

img_title Sri Paduka Dorong Adaptasi Digital untuk Warisan Nilai Ketamansiswaan

Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, menyampaikan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan kepengurusan baru periode 2026–2031. Ia menegaskan bahwa kepengurusan kali ini mengambil fokus pada persoalan perempuan dan anak muda. Dari total 60 pengurus, 53 persen di antaranya adalah perempuan, sementara mayoritas anggota berasal dari kalangan muda. Hal ini mencerminkan komitmen PKB DIY untuk memberikan ruang lebih besar bagi kelompok yang selama ini sering termarjinalkan.

Umaruddin menekankan bahwa DPW PKB DIY selalu mengedepankan pentingnya kesempatan setara, keadilan, dan kenyamanan bagi perempuan. Perlindungan dari kekerasan yang masih sering terjadi menjadi salah satu agenda utama. “Untuk itu kami selalu mendorong perempuan untuk mengambil peran aktif di berbagai sektor, termasuk politik, melalui aksi nyata. Kami juga fokus pada peningkatan keterlibatan anak muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, guna mencegah pengaruh negatif globalisasi,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Wagub DIY Usulkan E-Paspor untuk Jamaah Haji DIY, Dorong Inovasi Layanan Berbasis Teknologi