Wonosobo Expo 2026 Resmi Dibuka, Jadi Media Strategis Tingkatkan Daya Saing UMKM Kabupaten Wonosobo

Bupati Afif Nurhidayat saat meninjau stand UMKM Kabupaten Wonosobo di Wonosobo Expo 2026.
Sumber :

WONOSOBO, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Wonosobo secara resmi membuka gelaran Wonosobo Expo 2026 sebagai langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

img_title Gedung Bekas Mandala Teater Wates Menanti Revitalisasi, Kulonprogo Siapkan Hibah Aset untuk Ruang Kreatif Baru

Kegiatan ini menjadi media strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor koperasi serta mempromosikan produk UMKM Kabupaten Wonosobo ke pasar luas.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, membuka langsung agenda besar tersebut pada Kamis (23/4/2026) bertempat di Gedung Sasana Adipura Wonosobo.

img_title Khitan Massal dan Pengobatan Gratis IKA UNAIR Diserbu Warga Wonosobo, Bupati Dorong Pelajar Berani Kuliah

Expo tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia sekaligus sarana menampilkan berbagai potensi unggulan daerah yang ada saat ini.

Pihak pemerintah berharap melalui zona terpadu ini, branding daerah sebagai pusat kekuatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal semakin kokoh di mata publik.

img_title Sertifikasi Halal hingga Digitalisasi, Strategi Sleman Perkuat UMKM

"Kita membangun zona terpadu promosi potensi daerah serta membuka peluang kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha," ujar Bupati Afif.

Bupati juga memaparkan bahwa tren positif terus ditunjukkan oleh sektor koperasi dan UMKM Kabupaten Wonosobo hingga memasuki kuartal pertama tahun ini.

Tercatat sebanyak 19.073 pelaku usaha kecil telah mendapatkan sertifikasi halal mandiri sebagai upaya penguatan legalitas dan kepercayaan konsumen di pasaran.

Digitalisasi dan Inovasi Produk Lokal

Transformasi digital kini menjadi keharusan bagi setiap pelaku usaha agar tidak tertinggal dalam persaingan pasar yang semakin kompetitif dan dinamis.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Koperasi RI, Fiter Baresman Silaen, menekankan pentingnya pemanfaatan platform digital bagi para pelaku ekonomi kreatif di daerah.

Menurutnya, perkembangan teknologi mampu menghapus batasan geografis sehingga produk unggulan daerah dapat menjangkau pasar nasional maupun internasional dengan lebih mudah.

Selain pameran produk, Wonosobo Expo 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti workshop peningkatan literasi digital bagi para pelaku usaha kecil.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Wonosobo, Achmad Fathoni, menambahkan bahwa kegiatan kolaboratif ini melibatkan berbagai elemen mulai dari BUMN hingga komunitas.

Momentum pasca Lebaran dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan omzet penjualan melalui promosi langsung kepada masyarakat yang berkunjung ke lokasi pameran.

Sebanyak 130 stan pameran ikut meramaikan acara ini dengan menampilkan produk inovatif yang memiliki daya saing tinggi di tingkat regional saat ini.

Halaman Selanjutnya
img_title