DPR Yoyok Riyo Sudibyo, Temui Perwakilan Keluarga Diva, ART Asal Batang yang Meninggal di Jakarta
- ist
JAKARTA, VIVA Jogja - Anggota DPR RK Yoyok Riyo Sudibyo menemui perwakilan keluarga almarhumah Diva Maelisa (15), asisten rumah tangga (ART) di Polsek Jakarta Pusat Sabtu 25 April 2026.
Diva Meilisa adalah ART asal Desa Ngroto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, yang meninggal dunia di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pertemuan berlangsung
Yoyok menegaskan komitmennya untuk mengawal secara penuh proses penanganan kasus ini agar berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.
“Kasus ini harus diusut secara tuntas. Kami akan mengawal penuh agar proses hukum berjalan dengan baik dan keadilan bagi almarhumah benar-benar terwujud,” tegas Yoyok yang juga mantan Bupati Batang itu.
Yoyok juga menyampaikan bahwa perhatian serius perlu diberikan mengingat korban masih berusia muda dan berasal dari daerah, sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar hak-haknya sebagai korban dapat terpenuhi.
Selain itu, Yoyok menyatakan pendampingan penuh kepada Kepala Desa Ngroto, Siam Susanto, yang mewakili keluarga dalam proses penjemputan jenazah almarhumah Diva Maelisa.
“Kami juga memastikan pendampingan kepada pihak keluarga, termasuk Kepala Desa Ngroto yang mewakili keluarga, agar seluruh proses, baik penjemputan jenazah maupun langkah-langkah lanjutan, dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Pihak keluarga berharap kasus ini dapat diusut secara adil dan transparan, serta menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
"Kami Polres Metro Jakarta Pusat mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Sdri. Diva Meilisa, korban dalam kasus yang saat ini sedang kami tangani,"kata Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta
Ia berdoa Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
"Proses hukum tetap kami lanjutkan hingga tuntas sebagai wujud keadilan bagi almarhumah," tegasnya.