Muscab PPP Jepara 2026: Gus Haiz Terpilih, Arah Baru Organisasi Dimulai

Tim formatur penyusunan struktur kepengurusan DPC PPP Jepara.
Sumber :
  • Istimewa

JEPARA, VivaJogja – Musyawarah Cabang (Muscab) gabungan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jepara, Kudus, dan Demak menghadirkan mekanisme baru dalam proses regenerasi kepengurusan. Alih-alih memilih ketua secara langsung, forum menetapkan tim formatur sebagai pihak yang bertugas menyusun struktur organisasi lima tahun ke depan.

img_title Viral Video Sebut MBG Haram, Pemuda Pancasila Jepara Minta Pengasuh Ponpes Al Husna Klarifikasi

‎Kegiatan yang digelar di Hotel Horison IJ Kudus, pada hati Minggu kemarin (26/4), ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus peneguhan arah organisasi PPP di tingkat daerah.

‎Untuk DPC PPP Kabupaten Jepara, ditetapkan tujuh nama sebagai formatur. Mereka adalah Imam Fauzan Uskara dari DPP, Afif Effendi dari DPW Jawa Tengah, Haizul Ma’arif (Gus Haiz) dari DPC Jepara, Miesmaruddin dari PAC Bangsri, Nirwan Jauhari dari PAC Batealit, Nur Hudrin dari PAC Mlonggo, serta Ali Masudi dari PAC Mayong (27/04).

img_title Usung Tema Merawat Amanah, LPPH FSH UNISNU Jepara Sukses Gelar Reorganisasi dan Pilih Mandataris Baru

‎Salah satu formatur terpilih, Gus Haiz, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menilai mandat tersebut sebagai tanggung jawab besar yang akan menentukan arah PPP ke depan.

‎“Ini amanah besar yang harus kami jaga dan jalankan sebaik-baiknya, karena menyangkut masa depan PPP lima tahun ke depan,” katanya.

img_title Resmi! M. Zacky Wisam Putra Terpilih Jadi Mandataris LKIF FSH UNISNU Jepara Periode 2026–2027

‎Ia menambahkan, tim formatur diberi waktu selama tujuh hari untuk menyusun komposisi kepengurusan DPC PPP Jepara. Hasilnya nanti akan diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mendapatkan pengesahan.

‎“Mohon doa restunya agar kami bisa menyusun sebijak mungkin struktur kepengurusan yang mengayomi, menjaga persatuan, serta kolaboratif," ujarnya. 

Editor: Steffy Thenu