Autopsi Ungkap Fakta: Pria di Jepara Meninggal karena Tenggelam, Bukan Dibunuh

Kasatreskrim Polres Jepara Wildan Umar Rela Bersama tim Biddokkes Polda Jateng Seusai Autopsi
Sumber :
  • istimewa

JEPARA, VivaJogja – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Jepara memastikan penyebab kematian pria yang ditemukan di muara Kali Wiso, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, bukan akibat tindak pidana.

img_title Peran Sekolah Sangat Besar, Pelestarian Seni Ukir Jepara Harus Dimulai Sejak Usia Dini

Korban diketahui bernama Zalul Umar, warga RT 15 RW 4 Kelurahan Ujungbatu. Kepastian tersebut diperoleh dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Jepara dengan memeriksa empat saksi serta autopsi oleh Biddokkes Polda Jawa Tengah di RSUD RA Kartini.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela menyampaikan, hasil sementara autopsi menunjukkan korban meninggal akibat mati lemas. Dalam tubuh korban juga ditemukan kandungan alkohol dari minuman keras yang dikonsumsi sebelum kejadian.

img_title Pabrik Garmen Legendaris di Jepara Tutup, 670 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Luka pada tubuh merupakan luka pasca kematian, diduga akibat benturan atau terkena baling-baling perahu nelayan,” ujar Wildan, Senin malam (27/4).

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya menghadiri konser musik di Gedung Dewan Kesenian Daerah (DKD) di Kelurahan Bulu. Setelah itu, korban bersama rekannya mengonsumsi minuman keras di kawasan pelabuhan hingga sekitar pukul 20.00 WIB.

img_title Progres Hampir 50 Persen, Bupati Jepara Pastikan Jalan Perbatasan Jepara-Demak Tepat Waktu

Korban terakhir kali terlihat dalam kondisi sendirian di lokasi tersebut. Saksi menyebut korban sempat dibangunkan oleh rekannya, namun memilih tetap berada di tempat dan kembali tidur di tepi laut.

Diduga, korban terjatuh ke perairan dalam kondisi mabuk. Jasad korban kemudian ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 05.00 WIB. Hasil pemeriksaan medis menyebut korban meninggal sekitar lima jam sebelum ditemukan.

Polisi menegaskan, hasil penyelidikan sementara tidak mengarah pada dugaan pembunuhan sebagaimana informasi yang beredar di media sosial. Pemeriksaan lanjutan, termasuk uji toksikologi, masih dilakukan untuk melengkapi hasil akhir.

 

Editor: Steffy Thenu