Sahid Tour Gelar Manasik Haji 2026 di Yogyakarta, 492 Jamaah Siap Berangkat
- jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Sahid Tour resmi memulai rangkaian persiapan ibadah haji tahun 2026 dengan menggelar program manasik haji di Sahitraya Yogyakarta. Acara berlangsung selama empat hari, mulai 30 April hingga 3 Mei, dan menjadi bagian integral dari paket haji yang ditawarkan. Program ini tidak hanya berisi pembelajaran teori, tetapi juga praktik langsung yang dipimpin oleh Amirul Hachim Sahid Tour bersama para pembimbing bersertifikat.
General Manager Marketing Sahid Tour, Teguh Budi Santosa, Rabu (29/04/2026) di Yogyakarta menjelaskan bahwa manasik haji merupakan salah satu nilai tambah yang diberikan kepada jamaah. “Kami ingin memastikan seluruh jamaah benar-benar siap menjalankan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Karena itu, kegiatan manasik kami pusatkan di Yogyakarta agar lebih terkoordinasi dan terstandar,” ujarnya.
Peserta manasik tahun ini datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang berdomisili di Malaysia. Total jamaah yang akan diberangkatkan mencapai 492 orang, dengan pelepasan resmi dijadwalkan pada 18 Mei 2026 di Grand Sahid Jaya Jakarta. Jamaah berasal dari Jakarta (133 orang), Yogyakarta (129), Solo (99), Semarang (76), Surabaya (25), serta daerah lain seperti Kendari, Palu, Balikpapan, Palembang, Jambi, Lampung, dan Bima. Usia jamaah pun beragam, mulai dari yang termuda berusia 13 tahun hingga yang tertua berusia 81 tahun.
Untuk mendukung kelancaran ibadah, Sahid Tour menyiapkan 24 petugas pendamping dari Indonesia, termasuk enam dokter. Selain itu, akan ada tambahan 25–30 petugas ibadah dari Arab Saudi yang membantu jamaah selama di Tanah Suci. “Setiap bus yang digunakan jamaah akan didampingi minimal dua petugas, termasuk dokter, agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” jelas Teguh. Total keseluruhan rombongan mencapai 516 orang, termasuk jamaah dan petugas.
Ketua Pelaksana Manasik Haji Sahid Tour, Miranti Nurrisa Ahsana, menambahkan bahwa program manasik kali ini dikemas lebih lengkap. Selain pembelajaran materi sesuai sunnah, jamaah juga mengikuti praktik langsung, senam pagi di hari kedua dan ketiga, serta gala dinner pada malam ketiga sebagai ajang silaturahmi. “Pembukaan besok juga akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan kejutan khusus yang sudah kami siapkan,” ungkap Miranti.