Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati : UNY di Kulon Progo Harus Dipertahankan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/ Wuri D

 

img_title Ratusan Santri Meriahkan FASI XIII Rayon Nanggulan di Kulonprogo

KULONPROGO,  VIVA Jogja - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menegaskan komitmennya untuk mempertahankan keberadaan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kulonprogo. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas rencana pemindahan sejumlah program studi Sekolah Vokasi UNY dari Kulonprogo ke Gunungkidul. Menurutnya, kampus UNY di Kulonprogo memiliki peran strategis yang tidak bisa digantikan begitu saja, baik dari segi aksesibilitas mahasiswa maupun dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Esti menjelaskan bahwa kampus UNY di Kulonprogo dan Gunungkidul memiliki segmentasi pasar mahasiswa yang berbeda. Kulonprogo dinilai lebih strategis bagi mahasiswa dari wilayah Jawa Tengah, sementara Gunungkidul lebih menjangkau wilayah timur seperti Pacitan. Oleh karena itu, ia menilai keberadaan kampus di Kulonprogo harus tetap dipertahankan agar tidak menimbulkan kesulitan bagi mahasiswa yang sudah terbiasa dengan lokasi tersebut. “Harapan kita UNY di Kulonprogo ini jangan dipindahkan. Lokasi ini menampung mahasiswa dari berbagai wilayah yang mungkin keberatan jika harus berpindah lokasi,” ujarnya.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Sebagai anggota DPR RI yang bermitra dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Esti berkomitmen untuk menjalin komunikasi dengan kementerian terkait agar program studi yang sudah ada di Kulonprogo tetap dipertahankan. Ia menekankan bahwa pengembangan di Gunungkidul bisa diarahkan pada program studi baru, sehingga tidak perlu mengorbankan keberadaan kampus di Kulonprogo. “Ini tugas saya karena Dikti adalah mitra kerja saya. Saya akan berusaha menyampaikan agar prodi di Kulonprogo tetap berada di sini. Sayang sekali kalau sampai pindah,” tegasnya, Minggu (03/05/2026).

Lebih lanjut, Esti menekankan bahwa keberadaan kampus UNY di Kulonprogo memberikan efek domino yang positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran mahasiswa telah mendorong tumbuhnya usaha kos-kosan, warung makan, dan berbagai usaha kecil lainnya. Jika prodi dipindahkan, ekosistem ekonomi yang sudah terbangun akan terganggu dan merugikan masyarakat. Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk melakukan lobi intensif dengan pihak UNY, membuka ruang komunikasi, dan memahami kebutuhan kampus agar rencana pemindahan tersebut bisa dicegah. “Pemkab harus berani menyatakan dukungan atau fasilitas apa yang bisa diberikan supaya mereka tidak pindah,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Lima Kalurahan di Kulonprogo Lunas PBB-P2, Realisasi Pajak Baru 71 Persen