OPD Kulonprogo Terus Berinovasi dan Berprestasi di Tengah Efisiensi

Bupati Kulonprogo R Agung Setyawan sampaikan apresiasi dalam Rakordalbang) Triwulan I Tahun 2026.
Sumber :
  • Dok Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO, VIVA Jogja -  Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan (Rakordalbang) Triwulan I Tahun 2026, Senin (04/05/2026) Bupati Kulonprogo, R. Agung Setyawan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap menunjukkan kinerja luar biasa meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran. Kehadiran para pemangku kepentingan di forum tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan masih menjadi fondasi utama dalam menggerakkan pembangunan daerah.

img_title Ratusan Santri Meriahkan FASI XIII Rayon Nanggulan di Kulonprogo

Dalam arahannya, Bupati Agung menyoroti pencapaian penting yang berhasil diraih Kulonprogo, yakni penurunan angka kemiskinan tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang satu tahun terakhir. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menegaskan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat. Selain itu, inovasi penyelenggaraan embarkasi haji mandiri tanpa asrama permanen yang pertama di Indonesia menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan langkah berani tersebut, Kulonprogo menunjukkan kemampuan beradaptasi sekaligus menciptakan terobosan yang memberi manfaat luas.

Bupati Agung dengan penuh kejujuran menyampaikan rasa haru atas dedikasi ASN. “Apa yang kita rencanakan dan kerjakan pelan tapi pasti mendekati target. Saya sedikit malu, di tengah menurunnya kesejahteraan Bapak dan Ibu semua, namun dengan penuh perjuangan ikhlas tetap memberikan yang terbaik untuk Kulonprogo. Jika bukan karena dedikasi, ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi,” ungkapnya. Pernyataan tersebut menjadi refleksi bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka, tetapi juga dari ketulusan pengabdian.

img_title Pakar UGM: Krisis Gaji PPPK Ungkap Lemahnya Perencanaan Fiskal Daerah dan Pusat

Sebagai bentuk keberpihakan pada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memutuskan untuk menaikkan anggaran perbaikan jalan kabupaten secara signifikan, dari Rp20,7 miliar menjadi Rp39 miliar. Langkah ini diambil untuk mengurai kerusakan infrastruktur yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun. Peningkatan anggaran ini diharapkan mampu mempercepat perbaikan aksesibilitas, sehingga mobilitas warga dan aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih lancar. Infrastruktur yang baik menjadi tulang punggung pembangunan, dan keputusan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.

Di sektor pariwisata, arah kebijakan mulai bergeser menuju konsep Quality Tourism. Fokus pengembangan diarahkan pada kawasan utara seperti Samigaluh hingga Kalibawang, penguatan jalur Pansela, serta optimalisasi kawasan Aerotropolis di sekitar bandara. Transformasi ini menandai upaya serius untuk menjadikan pariwisata Kulonprogo lebih berkelanjutan, berkualitas, dan mampu memberikan pengalaman mendalam bagi wisatawan. Dengan strategi tersebut, Kulonprogo tidak hanya menawarkan destinasi, tetapi juga nilai tambah berupa keseimbangan antara ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat