Dekat Malioboro, Nasi Langgi Cap Stasiun Tugu Bikin Wisatawan Kalap: Lauk Mulai Rp4 Ribuan, Ayam Bakar Areng Jadi Buruan
- VIVA Jogja/IG melipirkulineran
VIVA Jogja - Di tengah mahalnya harga makanan di kawasan wisata, sebuah warung sederhana dekat Malioboro justru bikin banyak pelancong terkejut. Namanya Nasi Langgi Cap Stasiun Tugu, tempat makan yang diam-diam jadi “penyelamat dompet” wisatawan lapar di Jogja.
Lokasinya tak jauh dari hiruk-pikuk Malioboro. Tapi soal rasa dan harga, tempat ini seperti datang dari masa lalu. Bayangkan saja, pengunjung masih bisa menikmati seporsi nasi langgi lengkap dengan tiga lauk hanya sekitar Rp12 ribu.
Yang bikin heboh, pilihan lauknya bukan sekadar tempe atau telur biasa. Ada ayam bakar pedas dengan aroma smokey khas bakaran areng tradisional, oseng babat gurih pedas, telur, mie, hingga aneka lauk rumahan lain yang harganya mulai Rp4 ribuan saja.
Di saat banyak tempat makan berlomba tampil estetik demi media sosial, Nasi Langgi Cap Stasiun Tugu justru mempertahankan cara masak lawas yang mulai langka. Ayam bakarnya masih dipanggang menggunakan areng, membuat aroma dan rasa bumbunya lebih meresap dibanding bakaran kompor modern.
Asap tipis dari tungku bakaran bahkan sudah tercium sejak pengunjung masuk area warung. Aroma inilah yang sering membuat pelanggan spontan menambah lauk meski awalnya hanya ingin makan sederhana. Menu nasi langginya sendiri tampil khas Jogja.
Nasi gurih dipadukan dengan aneka lauk rumahan dalam porsi pas, cocok untuk sarapan, makan siang, sampai santapan malam setelah keliling Malioboro. Menariknya lagi, warung ini juga mulai mencuri perhatian karena minuman tradisionalnya.
Dawet yang disajikan ternyata menggunakan fiber creme sebagai campuran, sehingga lebih rendah gula dan diklaim tidak bikin enek maupun khawatir kolesterol naik. Perpaduan konsep tradisional dan sentuhan modern inilah yang membuat tempat makan ini cepat viral dari mulut ke mulut.
Banyak wisatawan mengaku awalnya datang karena murah, tapi akhirnya balik lagi karena rasa masakannya “ngingetin rumah”. Tak sedikit pula pelanggan yang sengaja mampir sebelum naik kereta karena lokasinya dekat kawasan Stasiun Tugu.
Bahkan ada yang menyebut tempat ini sebagai “rest area rahasia” para pemburu kuliner malam Jogja. Di tengah serbuan kafe mahal dan makanan viral kekinian, Nasi Langgi Cap Stasiun Tugu membuktikan bahwa makanan sederhana tetap punya tempat istimewa di hati penikmat kuliner.