Pemkot Yogyakarta Teguhkan Komitmen Bedah Rumah untuk Hunian Layak
- Dok Humas Pemkot Yogya
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program bedah rumah. Pada Minggu (10/05/2026), dua rumah warga menjadi sasaran renovasi, yakni milik Sudjasman di Kemetiran Kidul, Kemantren Gedongtengen, serta rumah milik Koniadi di Purwanggan, Kemantren Pakualaman. Program ini dipimpin langsung oleh Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang menekankan pentingnya hunian layak sebagai penopang kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Hasto menjelaskan bahwa rumah tidak sekadar bangunan fisik, melainkan ruang yang memengaruhi kualitas hidup penghuninya. Hunian yang sehat dengan sirkulasi udara baik dan sanitasi memadai akan berdampak langsung pada kesehatan keluarga. Karena itu, program bedah rumah terus digencarkan agar warga dapat tinggal di lingkungan yang aman, nyaman, dan sehat. Di tengah kepadatan wilayah perkotaan, kualitas hunian menjadi faktor penting yang menentukan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga wujud nyata gotong royong lintas sektor. Dukungan datang dari Perseroda BPR Bank Jogja dan Baznas Kota Yogyakarta, serta perangkat daerah pendamping dan karyawan Kristiani Pemkot Yogyakarta. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap warga kurang mampu dapat diwujudkan melalui kerja bersama antara pemerintah, lembaga sosial, dan dunia usaha. Hasto menegaskan bahwa semakin kuat kolaborasi, semakin banyak warga yang bisa merasakan manfaat dari program bedah rumah.
Rumah Sudjasman diketahui mengalami kerusakan pada beberapa bagian bangunan sehingga membutuhkan perbaikan agar lebih aman ditempati. Sementara itu, rumah Koniadi juga memerlukan renovasi karena kondisi fisiknya sudah tidak layak. Dengan adanya program ini, kedua keluarga penerima manfaat diharapkan dapat menikmati hunian yang lebih sehat dan nyaman. Hasto menambahkan bahwa program bedah rumah akan terus menjadi prioritas pemerintah kota, bukan hanya untuk memperbaiki bangunan, tetapi juga untuk memberikan dampak sosial dan psikologis positif bagi warga.
Sudjasman menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku kondisi rumahnya selama ini memang membutuhkan perbaikan, terutama di bagian yang rusak. Bantuan dari Pemkot Yogyakarta, BPR Bank Jogja, dan Baznas dianggap sangat berarti bagi keluarganya. Ia berharap rumah yang direnovasi nanti bisa menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman dan sehat. Hal serupa juga diungkapkan Koniadi, yang berharap renovasi rumahnya dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga serta memperbaiki lingkungan tempat tinggal.