TNI dan Pemkab Kulonprogo Bersinergi Sukseskan TMMD Reguler ke-128
- Dok Pemkab Kulonprogo
KULONPROGO, VIVA Jogja - Suasana penuh kebersamaan tampak di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, saat Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Markas Besar TNI Angkatan Darat. Kunjungan yang berlangsung Senin (11/05/2026) ini dipimpin langsung oleh Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen, dengan tujuan memastikan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Tim Wasev dan jajaran Korem DIY. Menurutnya, kehadiran para petinggi TNI di tengah masyarakat memberikan semangat baru, menghadirkan rasa kebersamaan yang semakin kuat. Ia menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wadah untuk memperkuat nilai gotong royong, saling asah, asih, dan asuh. Ambar juga menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan dari akar rumput dengan pendekatan yang melindungi masyarakat.
Mayjen Rachmad Zulkarnaen dalam sambutannya menyatakan kepuasan atas progres yang dicapai di lapangan. Ia menekankan bahwa meski dana TMMD tidak sebesar proyek komersial, kualitas hasil harus tetap maksimal. Menurutnya, TMMD adalah sarana untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa. Ia memastikan bahwa Dandim dan Danrem akan mengawasi pekerjaan agar sesuai aturan dan menghasilkan pembangunan yang bermanfaat. Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih jeli memetakan wilayah terpencil yang membutuhkan sentuhan infrastruktur strategis, seperti akses air bersih dan jembatan penghubung. “Jika ada kebutuhan strategis seperti jembatan atau pipanisasi air, silakan diajukan. Kami siap mendukung penuh,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Mayjen Rachmad juga menyinggung kolaborasi TNI dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk rencana koordinasi dengan PLN untuk mendukung ketahanan pangan dan menekan biaya operasional masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga di pelosok.
Kunjungan Tim Wasev ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Sidorejo. Kehadiran TNI tidak hanya meninjau hasil fisik pembangunan, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi warga. Program TMMD di Kulonprogo dipandang sebagai bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak bisa dilepaskan dari semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Dengan adanya TMMD, warga merasakan langsung manfaat pembangunan yang lebih merata, terutama di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.