Proyek Infrastruktur Jepara Belum Jalan Akibat Harga Aspal Hingga BBM Melambung ‎

Photo Proyek Pengerjaan Jalan Beberapa waktu Lalu
Sumber :
  • Vivajogja

VIVAJogja –‎ JEPARA, Kenaikan harga bahan material konstruksi menjadi penyebab utama belum dimulainya proyek-proyek Pemerintah Kabupaten Jepara hingga pertengahan Mei 2026.

img_title Pabrik Garmen Legendaris di Jepara Tutup, 670 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

‎Pemkab Jepara diketahui masih menunda proses lelang sejumlah proyek konstruksi, terutama proyek jalan, karena terus naiknya harga material seperti aspal, besi, dan bahan pendukung lainnya.

‎Ketua Gapensi Jepara, Ansori, mengatakan harga aspal mengalami kenaikan hingga tiga kali dalam beberapa bulan terakhir akibat pengaruh harga BBM global yang belum stabil.

img_title Progres Hampir 50 Persen, Bupati Jepara Pastikan Jalan Perbatasan Jepara-Demak Tepat Waktu

‎“Update harga aspal sekarang bisa terjadi setiap dua pekan sekali. Pemerintah masih melakukan penghitungan ulang karena harga material terus berubah,” ujarnya, Rabu (20/5).

‎Saat ini harga aspal per drum isi 155 kilogram mencapai sekitar Rp 2,6 juta, naik dari harga normal Rp 1,9 juta. Kenaikan tersebut diperkirakan mencapai 20 hingga 25 persen.

img_title Gus Haiz Pimpin PPP Jepara, Pertahankan Hattrick Kemenangan dan Bidik Orang Nomor Satu Jepara

‎Kondisi itu membuat pemerintah daerah belum memulai lelang proyek apa karena khawatir nilai anggaran tidak lagi sesuai dengan harga pasar saat pekerjaan berjalan.

‎Gapensi Jepara menilai pemerintah daerah maupun pemerintah pusat perlu segera mengambil kebijakan terkait stabilitas harga material konstruksi agar proyek infrastruktur tidak terus tertunda.

‎Selain berdampak pada pelaksanaan pembangunan, keterlambatan lelang proyek juga berisiko mempersempit waktu pengerjaan hingga akhir tahun.