Dari London ke Jogja, Nasi Lemak Raya Bikin Lidah Auto “Terbang” ke Malaysia

Nasi Lemak Raya
Sumber :
  • VIVA Jogja/IG melipirkulineran

VIVA Jogja - Di tengah ramainya tempat makan kekinian di Jogja, muncul satu spot kuliner yang diam-diam mulai bikin penasaran para pemburu rasa autentik Asia Tenggara. Namanya Nasi Lemak Raya.

img_title Lange Kopitiam Tawarkan Menu Lengkap dengan Vibes Cozy

Lokasinya memang tidak terlalu mencolok, tetapi aroma rempah yang keluar dari dapurnya cukup untuk membuat orang spontan menoleh. Yang bikin tempat ini ramai dibicarakan bukan sekadar tampilannya yang “yummy medok”, melainkan sosok di balik racikannya. Sang juru masak disebut pernah menjadi executive chef di London.

Pengalaman bertahun-tahun di dapur internasional itu kini dibawa langsung ke Jogja lewat sepiring nasi lemak dan nasi kandar yang rasanya disebut-sebut “nggak kaleng-kaleng”.

img_title TXT Tutup World Tour di Kuala Lumpur, 564 Ribu MOA Jadi Saksi Era “Pendongeng Panggung”

Menariknya lagi, tempat ini bukan sekadar warung biasa. Nasi Lemak Raya merupakan cabang terbaru di Jogja dari brand yang berakar dari London. Nuansa Malaysia dibuat serius, bukan tempelan gimmick semata. Bahkan sang owner masih rutin bolak-balik Malaysia hanya untuk berburu bahan dan bumbu asli agar cita rasanya tetap otentik.

Di sinilah letak “provokasi”-nya. Banyak tempat mengklaim rasa autentik, tapi tidak semuanya rela repot mengimpor pengalaman langsung dari negara asalnya. Di Nasi Lemak Raya, rasa gurih santan pada nasinya terasa padat namun tidak enek.

img_title 5 Karya Inovasi PT Pertamina Hulu Energi Raih Penghargaan Diajang Internasional

Sambalnya punya karakter pedas-manis yang perlahan “menampar” lidah, sementara ayam dan lauknya kaya rempah sampai ke bagian dalam. Menu nasi kandarnya juga jadi magnet tersendiri. Kuah kari yang tumpah di atas nasi menghadirkan aroma pekat yang langsung mengingatkan suasana kedai makan di Penang atau Kuala Lumpur.

Sekali suapan, sensasi rempahnya terasa berlapis-lapis—pedas, gurih, hangat, dan sedikit smoky dalam waktu bersamaan. Yang menarik, beberapa pelanggan yang sering bolak-balik Malaysia bahkan langsung memberi “approval” tanpa banyak komentar. Itu mungkin jadi validasi paling jujur untuk sebuah tempat makan yang menjual autentisitas rasa.

Secara tampilan, menu-menu di sini memang menggoda kamera. Warna sambal merah menyala, telur, ayam berbumbu, hingga kuah kari yang melimpah membuat setiap piring terlihat seperti konten FYP TikTok. Tapi kekuatan utamanya tetap ada pada rasa.

Halaman Selanjutnya
img_title