Jemaah Haji Asal Jepara Mengadu Belum Terima Kartu Nusuk ke Timwas DPR-RI

Abdul Wachid juga menerima aduan soal kamar yang diisi lima jemaah. Aduan ini disampaikan Abdullah.
Sumber :
  • Vivajogja

VIVAJogjaMAKKAH - Tim Pengawas (Timwas) Haji 2026 menerima aduan dari jemaah asal kabupaten Jepara Indonesia jelang puncak haji 1447 H. Aduan tersebut beragam mulai dari adanya jemaah haji yang belum menerima kartu nusuk, kamar yang diisi 5 jemaah hingga masakan yang belum sepenuhnya sesuai dengan lidah jemaah Indonesia. 

img_title Ubah Citra Hotel Lewat Aksi Sosial, Two Rich Hotel by Kiyana Gelar Donor Darah Perdana di Bandengan

Aduan ini disampaikan jemaah haji saat Wakil Ketua Timwas Haji 2026 H Abdul Wachid mengunjungi Hotel 503 Sektor 5 Makkah, Selasa (19/5). Abdul Wachid yang juga Wakil Ketua Komisi 8 DPR RI ini didampingi Irjen Kemenhaj Dendi Suryadi mendatangi sejumlah kamar jemaah haji di sektor 5 Makkah. 

Mereka melihat kondisi kamar dan juga berbincang dengan jemaah terkait layanan haji di sektor 5 Makkah. 

img_title Polres Jepara Bongkar 20 Kasus Narkoba, Sita 177,5 Gram Sabu dan 10 Pil Ekstasi

Salah satu aduan itu disampaikan oleh Ketua Kloter SOC 39 Sholeh. Ia mencegat Abdul Wachid dan Dendi Suryadi yang sedang melihat kondisi kamar jemaah di Sektor 5 Makkah. 

Sholeh mengatakan sejak di Madinah hingga bergeser ke Makkah ia belum menerima kartu nusuk. Ia juga sudah melaporkan hal itu ke pihak sektor namun hingga kini identitas digital resmi yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi itu belum juga dikantonginya. 

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

Sholeh yang juga Ketua Tanfidziyah PRNU Desa Bulungan Pakisaji Jepara ini khawatir tidak bisa masuk ke Arafah saat puncak haji Armuzna yang tinggal 6 hari lagi. 

"Saya ga berani kemana-mana. Saya hanya berani mantau di area sekitar hotel saja," kata Sholeh. 

Abdul Wachid mengatakan akan mengunjungi sejumlah hotel lain untuk mengetahui kondisi riil terkait layanan haji tahun ini

Photo :
  • Vivajogja/Istimewa

Terkait aduan itu, Abdul Wachid langsung menelpon jajaran Kemenhaj yang mengurusi kartu nusuk. Wakil rakyat asal Gerindra itu ingin memastikan tak ada lagi jemaah haji Indonesia yang belum menerima kartu nusuk seperti yang dialami Sholeh. 

Selain urusan kartu Nusuk, Abdul Wachid juga menerima aduan soal kamar yang diisi lima jemaah. Aduan ini disampaikan Abdullah. 

Ia mengadukan soal kamar yang ditempati lima jemaah. Sebab saat sosialisasi di Tanah Air, ia diberi informasi jika tiap kamar bakal diisi empat jemaah haji. 

"Kemarin di Madinah juga diisi lima jemaah. Kurang nyaman. Kurang longgar, naruh koper saja susah," ujar penghuni kamar 914 ini. 

Halaman Selanjutnya
img_title