Jalanan Tegalsambi Membara, Taj Yasin dan Bupati Jepara Turun ke Lokasi
- Vivajogja
VIVAJogja – JEPARA, Tradisi Perang Obor kembali membakar semangat ribuan warga dan wisatawan di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Senin (25/5) malam. Kobaran api tampak menyala di sepanjang jalan perempatan Desa Wisata Tegalsambi saat ritual budaya warisan leluhur itu digelar dengan meriah.
Tradisi yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tersebut sukses menyedot perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Sejak pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB, kawasan desa dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan langsung atraksi budaya khas Jepara tersebut.
Meski hujan deras mengguyur wilayah Tegalsambi, antusiasme masyarakat tidak surut. Ribuan warga tetap bertahan di lokasi untuk menikmati jalannya tradisi yang menjadi bagian dari ritual sedekah bumi masyarakat setempat.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen hadir langsung menyaksikan tradisi tahunan tersebut. Turut mendampingi, Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan Perang Obor tahun ini berlangsung aman, tertib, dan mendapat perhatian besar dari masyarakat maupun wisatawan luar daerah.
“Alhamdulillah malam ini berlangsung meriah. Kami ingin tahun depan lebih semarak lagi,” ujar Witiarso.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menilai Tradisi Perang Obor memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Jawa Tengah.
Menurutnya, Desa Tegalsambi berhasil mengangkat potensi desa melalui tradisi budaya yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Api Berkobar di Perempatan Tegalsambi, Tradisi Perang Obor Kembali Digelar
- Vivajogja
“Tegalsambi menjadi destinasi wisata desa yang diangkat salah satunya melalui Perang Obor. Ini potensi wisatanya tinggi. Banyak wisatawan dari luar kota yang datang,” kata Taj Yasin.
Salah seorang wisatawan asal Semarang, Rina Putri, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan langsung tradisi unik tersebut. Ia mengaku kagum dengan suasana budaya yang tetap hidup dan antusiasme masyarakat yang tidak surut meski hujan turun deras.
“Walaupun hujan deras, acaranya tetap ramai dan seru. Saya baru pertama kali melihat langsung Perang Obor dan ternyata sangat luar biasa,” ujarnya.