FTI UPN “Veteran” Yogyakarta Tegaskan Komitmen Membangun Kampus Aman dan Bermartabat

Deklarasi Fakultas Teknik Industri UPN “Veteran” Yogyakarta untuk menciptakan kampus aman dan sehat
Sumber :
  • Dok Fakultas Teknik Industri UPN “Veteran”

YOGYAKARTA, VIVA Jogja -  Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta menegaskan sikap tegas dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bermartabat. Deklarasi ini dituangkan dalam Surat Pernyataan Sikap Nomor: 269/UN62.12/OT/2026 yang ditetapkan pada 25 Mei 2026.

img_title Modus Iming-iming Kerja Terbongkar: Dugaan Pemerkosaan Bergiliran Libatkan 9 Orang di Jepara

Dokumen tersebut ditandatangani langsung oleh Dekan FTI, Dr. Awang Hendrianto Pratomo, S.T., M.T., bersama jajaran wakil dekan, perwakilan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.

Dalam pernyataan resmi, Dr Awang menekankan bahwa seluruh sivitas akademika FTI sepakat menjaga marwah dan integritas lembaga pendidikan tinggi. Menurutnya, kampus bukan hanya ruang belajar, tetapi juga tempat pembentukan karakter generasi bangsa yang cerdas, beretika, dan berjiwa mulia. “Pernyataan sikap ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab sebagai wujud komitmen kolektif kami,” ujarnya.

img_title Kupas Cybersecurity dan Ai, Mahasiswa UHN Tegal Disiapka Hadapi Ekonomi Digital

Deklarasi tersebut memuat komitmen bersama untuk menolak keras segala bentuk kekerasan seksual, perundungan, hingga tindakan anarkis. FTI UPN “Veteran” Yogyakarta menegaskan kebijakan nol toleransi terhadap kekerasan seksual, baik fisik, nonfisik, maupun digital. Kampus berkomitmen menyediakan ruang aman bagi korban serta memastikan keadilan melalui mekanisme hukum dan aturan universitas.

Selain itu, fakultas juga mengecam segala bentuk intimidasi, ujaran kebencian, dan bullying. Dr. Awang menekankan bahwa komunikasi di lingkungan kampus harus senantiasa berlandaskan kesantunan, objektivitas ilmiah, dan penghormatan terhadap sesama. Sikap ini diharapkan mampu membangun budaya akademik yang sehat, di mana perbedaan pendapat dapat disampaikan tanpa rasa takut atau tekanan.

img_title 880 Peserta Berebut Beasiswa Universitas Harkat Negeri Tegal

FTI juga menolak keras tindakan anarkis dan vandalisme yang merusak fasilitas kampus. Setiap aspirasi atau perbedaan pandangan diwajibkan disalurkan melalui jalur dialog damai dan konstruktif. Dekan menegaskan bahwa kampus adalah ruang intelektual, bukan arena provokasi destruktif. Oleh karena itu, segala bentuk perusakan atau tindakan yang mengganggu ketertiban tidak akan ditoleransi.

Komitmen lain yang ditegaskan adalah penerapan sanksi tegas bagi pelanggar. Siapa pun yang terbukti melakukan kekerasan atau tindakan melanggar aturan akan diproses secara transparan dan dikenakan sanksi akademik maupun administratif sesuai ketentuan universitas dan hukum yang berlaku di Indonesia. Penegakan hukum ini menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas kampus sebagai institusi pendidikan.

Halaman Selanjutnya
img_title