Gedung Rampung, Armada Tiba, KDMP Desa Tahunan Menunggu Aturan Pusat
- Vivajogja
VIVAJogja – JEPARA, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berdiri di Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, tinggal menunggu waktu untuk mulai beroperasi. Bangunan koperasi yang berdiri di atas tanah milik desa tersebut direncanakan akan menjalankan berbagai bidang usaha guna mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua KDMP Desa Tahunan, Abdul Muntaha, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu regulasi dan petunjuk teknis (juknis) terkait manajemen serta pengelolaan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Bangunan koperasi sudah seratus persen selesai. Saat ini kami tinggal menunggu juknis dan ketersediaan stok barang dari pusat,” ujar Muntaha saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, sejumlah sarana dan prasarana pendukung telah dikirimkan, antara lain rak display dan armada truk yang nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha koperasi (30/05).
Menurut pria yang akrab disapa Gama itu, keberadaan KDMP di Desa Tahunan menjadi terobosan baru dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Sebenarnya banyak jenis usaha yang bisa dijalankan oleh KDMP. Namun, kami juga harus cermat menentukan bidang usaha yang paling sesuai dengan potensi dan kebutuhan wilayah setempat,” katanya.
Ia menilai usaha transportasi dan ekspedisi pengiriman furnitur merupakan salah satu sektor yang paling potensial untuk dikembangkan di Desa Tahunan. Pasalnya, desa tersebut dikenal sebagai kawasan yang banyak dihuni pelaku usaha furnitur.
“Jika disesuaikan dengan kearifan lokal dan petunjuk teknis yang ada, bidang usaha transportasi berupa ekspedisi pengiriman furnitur sangat cocok diterapkan di Desa Tahunan yang mayoritas masyarakatnya bergerak di sektor furniture,” jelasnya.
Keberadaan armada truk yang telah diterima desa dinilai dapat menjadi modal awal untuk menjalankan usaha ekspedisi tersebut. Meski demikian, pengurus koperasi masih menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah pusat sebelum memulai operasional.
“Saat ini kami masih menunggu regulasi sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Bhabinsa,” pungkasnya.
Selain usaha transportasi dan ekspedisi, KDMP juga memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai bidang usaha lain, seperti jasa fotokopi dan penyiapan dokumen, jasa percetakan dan penggandaan dokumen, serta perdagangan eceran alat tulis kantor. Beragam unit usaha tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.