SGM Eksplor dan Indomaret Hadirkan Bintang Cilik Na Willa, Dorong Generasi Maju Lewat Stimulasi Kreatif dan Nutrisi Tepa
- jogja.viva.co.id/ Fuska Sani Evani
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Komitmen mendukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia kembali diwujudkan melalui kolaborasi SGM Eksplor dan Indomaret dengan menghadirkan lomba mewarnai bersama karakter film Na Willa. Acara yang berlangsung di Malika Ballroom, Sleman City Hall, Yogyakarta, Minggu (31/05/2026) ini, tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sarana edukasi nutrisi dan stimulasi dini yang diyakini sebagai fondasi penting dalam mencetak generasi maju.
Kehadiran bintang cilik Luisa Adreena, pemeran tokoh Na Willa, menjadi magnet utama yang menyemarakkan suasana. Ia menyampaikan antusiasmenya dapat bertemu langsung dengan anak-anak dan keluarga. Interaksi hangat tersebut memberikan pengalaman berkesan bagi peserta sekaligus menginspirasi anak-anak untuk berani berekspresi dan percaya diri. “Saya senang sekali bisa hadir di tengah-tengah anak-anak. Semoga mereka semakin berani menunjukkan kreativitasnya,” ungkap Luisa dengan penuh semangat.
Head of SGM, Anissa Ardiella Putri, menegaskan bahwa semakin banyak ibu Indonesia kini menginginkan anak tumbuh lebih cepat tanggap, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan. Menurutnya, peran ibu tidak lagi sebatas merawat, tetapi juga sebagai pendidik pertama yang membentuk cara anak belajar, berpikir, dan mengekspresikan diri sejak dini. Aktivitas kreatif seperti menggambar dan mewarnai, kata Anissa, mampu memberikan stimulasi positif bagi perkembangan kognitif, imajinasi, dan kreativitas anak, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.
SGM Eksplor sendiri telah menutrisi lebih dari 75 juta anak Indonesia dengan misi mendukung lahirnya Generasi Maju. Menurut Anissa, tumbuh kembang anak merupakan hasil kombinasi stimulasi yang tepat, dukungan emosional dari orang tua, serta pemenuhan nutrisi yang konsisten setiap hari. Hal ini sejalan dengan penjelasan dr. Devie Kristiani, Sp.A (K), Dokter Spesialis Anak, yang menegaskan bahwa usia 1–5 tahun adalah periode emas di mana pertumbuhan fisik dan perkembangan otak berlangsung pesat. “Pada fase ini, anak membutuhkan dukungan menyeluruh, mulai dari stimulasi hingga asupan nutrisi penting seperti zat besi, DHA, protein, serat pangan, serta vitamin esensial untuk mendukung perkembangan otak, fokus, dan kesiapan belajar,” jelasnya.
Devie menambahkan bahwa dua tahun pertama kehidupan merupakan fondasi utama yang harus mendapatkan perhatian serius dari orang tua. Ia mengibaratkan tumbuh kembang anak seperti pembangunan sebuah rumah yang memerlukan pondasi kuat agar dapat berdiri kokoh dalam jangka panjang. “Nutrisi yang tepat dan stimulasi yang maksimal adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya harus berjalan beriringan agar anak dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa kekurangan nutrisi dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan fisik maupun perkembangan otak anak.