Rumah Dinas Bupati Baru Jadi Sorotan, Pemkab Jepara Tegaskan Pekerjaan Jalan Tetap Prioritas ‎

Wacana Gambar Rumah Dinas Bupati Jepara yang akan Dibangun
Sumber :
  • Vivajogja/DPUPR Jepara

VIVAJogja –‎ JEPARA, Pemerintah Kabupaten Jepara memastikan pembangunan rumah dinas bupati baru tidak akan mengurangi alokasi anggaran untuk perbaikan jalan. Penanganan infrastruktur tetap menjadi prioritas dengan nilai anggaran yang jauh lebih besar dibanding proyek rumah dinas.

img_title Ubah Citra Hotel Lewat Aksi Sosial, Two Rich Hotel by Kiyana Gelar Donor Darah Perdana di Bandengan

‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) melalui Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Jepara, Aditya Hendrayana, mengatakan pembangunan rumah dinas dilakukan karena bangunan yang selama ini berada di kawasan pendopo telah beralih fungsi menjadi museum dan hanya tersisa satu ruangan kecil yang sekarang di tempati Bupati Jepara (02/06).

‎"Kalau secara persentase anggaran, masih lebih banyak untuk perbaikan jalan," ujarnya.

img_title Polres Jepara Bongkar 20 Kasus Narkoba, Sita 177,5 Gram Sabu dan 10 Pil Ekstasi

‎Di sisi lain, sejumlah paket peningkatan dan perbaikan jalan saat ini tengah berproses melalui e-katalog. Setelah tahapan pengadaan rampung, pekerjaan fisik di beberapa ruas jalan akan segera dilaksanakan.

‎"Informasi dari teman-teman Bina Marga, sejumlah paket pekerjaan sudah berproses di e-katalog. Tinggal menunggu hasilnya. Kalau sudah selesai, dalam waktu dekat beberapa ruas jalan akan ditangani," kata Aditya.

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

‎Ia menjelaskan, proyek rumah dinas baru memiliki pagu anggaran Rp4 miliar dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sekitar Rp3,9 miliar. Usulan tersebut telah diajukan sejak 2025.

‎Menurutnya, perubahan fungsi pendopo menjadi museum membuat fasilitas hunian kepala daerah tidak lagi tersedia secara memadai. Sejumlah ruang yang sebelumnya digunakan sebagai tempat tinggal kini menjadi bagian dari area museum.

‎"Saat ini pendopo sudah berubah fungsi menjadi museum. Termasuk kamar yang dulunya dihuni bupati juga dialihkan menjadi bagian dari museum," jelasnya.

‎Karena itu, rumah dinas baru direncanakan dibangun di area belakang kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Jepara.

‎Perencanaannya sebenarnya telah disusun sejak tahun lalu, namun pelaksanaan baru bisa dilakukan pada 2026 setelah melalui proses evaluasi dan penyesuaian.

‎Pekerjaan akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahun ini difokuskan pada pembangunan hunian utama beserta landasan pendopo, sedangkan penyelesaian ornamen dan pendopo dijadwalkan pada 2027 dengan anggaran terpisah.

‎Tahap pertama diperkirakan berlangsung selama 160 hari kalender. Jika proses pengadaan berjalan sesuai jadwal, pekerjaan fisik dimulai awal Juli dan ditargetkan selesai pada awal Desember 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title