Tak Bisa Gantikan Ulama, AI Dinilai Hanya Alat Bantu dalam Penentuan Waktu Ibadah

Mahasiswi Fakultas syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menggelar Seminar Falakiyah
Sumber :
  • Vivajogja

VIVAJogja –‎‎ JEPARA, Lembaga Kajian Ilmu Falak (LKIF) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Kabupaten Jepara menggelar Seminar Falakiyah bertema “Integrasi Falak dan Teknologi Berbasis AI dalam Penentuan Waktu Ibadah” di Gedung Shima Jepara pada beberapa waktu lalu.

img_title Ubah Citra Hotel Lewat Aksi Sosial, Two Rich Hotel by Kiyana Gelar Donor Darah Perdana di Bandengan

‎Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Syariah IX BEM FSH UNISNU Jepara Tahun 2025–2026 ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa dan pelajar terkait perkembangan ilmu falak di era digital.

‎Seminar menghadirkan Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Dr. Ahmad Syifaul Anam, sebagai narasumber utama.

img_title Polres Jepara Bongkar 20 Kasus Narkoba, Sita 177,5 Gram Sabu dan 10 Pil Ekstasi

‎Isi pemaparannya, ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan untuk membantu proses perhitungan dan penentuan waktu ibadah secara lebih akurat dan efektif. Namun demikian, teknologi tetap tidak dapat menggantikan peran ulama dalam memberikan keputusan keagamaan (06/06).

‎"Meskipun AI bisa membantu, tetapi tidak bisa menggantikan peran ulama," ujar Ahmad Syifaul Anam kepada VivaJogja.

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

‎Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembacaan tahlil, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Yalal Wathon, dan Mars UNISNU. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, Gubernur BEM FSH, Pembina LKIF, serta Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UNISNU Jepara.

‎Sesi seminar dipandu oleh moderator Syahrul Fatah dan berlangsung interaktif melalui diskusi serta tanya jawab antara peserta dan narasumber. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penutupan resmi.

‎Peserta seminar berasal dari berbagai sekolah menengah di Jepara, di antaranya MA Amsilati, SMK Negeri 3 Jepara, dan SMA Negeri 1 Tahunan. Selain itu, kegiatan juga diikuti mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum serta anggota LKIF UNISNU Jepara.

‎Ketua panitia berharap seminar ini dapat menjadi wadah pengembangan keilmuan falak sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi modern dalam kajian astronomi Islam. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan semakin tertarik mendalami ilmu falak sebagai disiplin ilmu yang terus berkembang mengikuti kemajuan zaman.

‎LKIF FSH UNISNU Jepara juga berharap seminar ini mampu mendorong mahasiswa untuk terus mempelajari ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Halaman Selanjutnya
img_title