Dari Jepara ke Thailand, Amaliyatul Hidayah Rofiq Harumkan Nama Indonesia Lewat Budaya

Perempuan Jepara Ini Buktikan Literasi dan Budaya Bisa Mengantar ke Kancah Dunia
Sumber :
  • Vivajogja/Ika Putri Aprilia

VIVAJogjaJEPARA, Di tengah derasnya arus globalisasi, masih ada generasi muda yang memilih berada di garis depan untuk menjaga bahasa, sastra, dan budaya daerah. Sosok itu adalah Amaliyatul Hidayah Rofiq, S.S., perempuan asal Jepara yang membuktikan bahwa kecintaan terhadap literasi dan budaya mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi hingga tingkat internasional.

img_title Pabrik Garmen Legendaris di Jepara Tutup, 670 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

Perjalanan putri kedua pasangan Aunur Rofiq, S.Pd.I., M.Pd. dan Indria Mustika, S.Pd., M.Pd. ini bukan sekadar kisah tentang penghargaan akademik. Lebih dari itu, kisahnya menjadi gambaran bagaimana seorang pemudi dari daerah mampu membawa identitas budaya lokal ke panggung dunia melalui pendidikan, organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Saat ini, Amaliyatul tengah menempuh pendidikan Magister Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sebelumnya, ia lulus sebagai Wisudawan Terbaik dan meraih predikat Cumlaude dari Program Studi Sastra Inggris Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82. Di sela kesibukannya menempuh pendidikan pascasarjana, ia juga aktif mengajar di MTs Sadamiyyah Guyangan, Jepara.

img_title Progres Hampir 50 Persen, Bupati Jepara Pastikan Jalan Perbatasan Jepara-Demak Tepat Waktu

Kecintaannya terhadap bahasa dan budaya telah tumbuh sejak usia muda. Alumni SDN 2 Mulyoharjo, MTs Negeri Bawu, dan MAN 1 Jepara tersebut aktif mengikuti berbagai kegiatan literasi, seni tari, pelestarian budaya, hingga organisasi kepemudaan. Sejak tahun 2016, ia juga aktif di Yayasan Kartini Indonesia, sebuah organisasi yang turut membentuk pandangannya tentang pentingnya pendidikan, emansipasi, dan pelestarian budaya.

Kekagumannya terhadap sosok R.A. Kartini tidak lepas dari peran sang ibu, Indria Mustika, yang menjabat sebagai Sekretaris Umum Yayasan Kartini Indonesia. Dari sana, Lia—sapaan akrab Amaliyatul—belajar mengenai semangat perubahan, keberanian berpikir maju, dan pentingnya pendidikan bagi generasi muda.

img_title Gus Haiz Pimpin PPP Jepara, Pertahankan Hattrick Kemenangan dan Bidik Orang Nomor Satu Jepara

Berbagai pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang kuat. Kemampuan komunikasi dan kepemimpinannya mengantarkan Lia dipercaya menjadi Presiden Mahasiswa UNISBANK periode 2024. Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang berhasil menduduki posisi prestisius tersebut dalam sejarah organisasi mahasiswa kampusnya.

Prestasi Amaliyatul semakin bersinar ketika mengikuti Program International Summer Semester di Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Thailand, pada November–Desember 2024. Dalam program tersebut, ia berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Juara 1 Traditional Thematic Costume Competition, Best Student International College, serta Juara 1 pada sejumlah kompetisi akademik dan kewirausahaan.

Halaman Selanjutnya
img_title