Pemda DIY Tegaskan Efisiensi Anggaran untuk Pembangunan Berkelanjutan
- Dok Pemda DIY
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemandirian fiskal sebagai landasan utama pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan ruang fiskal, Pemda DIY berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah, meningkatkan efisiensi belanja, serta memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, saat membacakan Jawaban Gubernur DIY atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD DIY terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD DIY, Rabu (10/09/2026). Dalam kesempatan itu, Sri Paduka menyampaikan apresiasi atas masukan dan koreksi dari seluruh fraksi DPRD DIY. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Sri Paduka menegaskan bahwa penguatan kemandirian fiskal dilakukan melalui optimalisasi sumber pendapatan daerah dan penetapan belanja yang efektif. Pemda DIY juga mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pembiayaan pembangunan melalui digitalisasi program daerah yang dapat menjadi rujukan bagi perusahaan dalam menyalurkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Terhadap saran dan koreksi yang diberikan akan kami tindak lanjuti bersama dalam proses penyusunan anggaran maupun pertanggungjawaban APBD ke depan,” ujarnya.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Pada Tahun Anggaran 2025, sejumlah komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target, termasuk dari sektor pajak daerah, retribusi, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah. Pemda DIY juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengoptimalkan potensi pendapatan melalui penyempurnaan regulasi dan kolaborasi lintas sektor.
Dari sisi belanja, Pemda DIY memastikan anggaran diarahkan pada program prioritas yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu capaian penting adalah realisasi Dana Keistimewaan DIY Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp981,211 miliar atau 98,12 persen dari total alokasi Rp1 triliun. Tingginya serapan tersebut mencerminkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan berbasis keistimewaan di berbagai sektor.
Komitmen menghadirkan pembangunan yang berdampak juga terlihat dalam program penanggulangan kemiskinan. Sepanjang 2025, Pemda DIY menjalankan 36 program dengan total anggaran Rp547,853 miliar dan realisasi Rp526,695 miliar. Program tersebut dilaksanakan secara terpadu melalui berbagai perangkat daerah untuk memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan pemberdayaan ekonomi, dan memperluas akses layanan dasar.