Sri Sultan Hamengku Buwono X: Purna Tugas ASN Adalah Lir Gumanti, Awal Baru Pengabdian

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X serahkan SK Pensiun PNS di lingkup Pemda DIY
Sumber :
  • Dok Pemda DIY

img_title Kasus English Proficiency Test : Disdikpora DIY Perketat Verifikasi Mitra Sekolah

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 237 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas periode Juli hingga Desember 2026. Dalam sambutannya, Sri Sultan menekankan bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan sebuah fase baru yang harus dijalani dengan penuh rasa syukur. Ia mengutip filosofi Jawa “lir gumanti” atau silih berganti, yang menggambarkan proses alami pergantian peran dalam kehidupan, serta “purwa-madya-wasana” sebagai siklus waktu yang tak terelakkan.

Sri Sultan menyampaikan ucapan selamat kepada para ASN yang telah menuntaskan masa baktinya, sembari menegaskan bahwa perpisahan ini bukanlah perpisahan dalam kehidupan, melainkan perpisahan dari birokrasi pemerintahan. Ia mengapresiasi loyalitas dan dedikasi yang telah diberikan para PNS, bahkan ketika harus mengorbankan waktu bersama keluarga demi tanggung jawab jabatan. “Segala pengabdian itu jangan berhenti setelah pensiun, tetapi terus dilanjutkan dalam bentuk pengabdian masyarakat,” ujarnya penuh makna.

img_title Pelajar Jogja Jadi Penentu Masa Depan, Sekda DIY Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja

Lebih jauh, Sri Sultan menekankan bahwa nama baik, prestasi, dan keteladanan yang ditinggalkan para ASN akan menjadi kenangan indah sekaligus inspirasi bagi generasi penerus. Ia berharap masa pensiun dapat dijalani dengan kebahagiaan, ketenteraman, dan kebersamaan keluarga. “Semoga segala bentuk pengabdian itu menjadi kenangan indah di hari tua,” tambahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Hary Setiawan, menjelaskan bahwa dari 237 PNS yang menerima SK Pensiun, masa kerja terlama mencapai 40 tahun 7 bulan, sementara masa kerja terpendek adalah 12 tahun 3 bulan. Dari jumlah tersebut, terdapat dua pejabat eselon II yakni Asisten Bidang Administrasi Umum Setda DIY, Srie Nurkyatsiwi, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati. Selain itu, terdapat 19 pejabat eselon III dan IV, serta 216 pejabat fungsional dan pelaksana, dengan 138 di antaranya merupakan guru. “Para calon purna tugas ini telah mendapatkan pelatihan kewirausahaan agar tetap produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Hary.

img_title Bantul Genjot Program Pro-Rakyat di Hari Jadi ke-195, Sultan Tekankan Eksekusi Nyata

Srie Nurkyatsiwi, yang turut memasuki masa purna tugas, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Pemda DIY. Baginya, karier sebagai ASN bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dan masa depan daerah. Ia menegaskan bahwa DIY bukan hanya menjalankan roda pemerintahan modern, tetapi juga menjaga marwah budaya, warisan kerajaan, serta harmoni antara tradisi dan kemajuan. “Saya merasa tersanjung dapat menjadi bagian dari ikhtiar besar ini. Setiap langkah, setiap keputusan, setiap kerja bersama adalah pelajaran berharga yang akan saya bawa sepanjang hayat,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Halaman Selanjutnya
img_title