Pemkot Yogya Bantu Rp20 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Badran
- Dok Pemkot Yogya
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Wajah lega terpancar dari Tukiran Laksono Utomo, warga Kampung Badran, Kelurahan Bumijo, Kemantren Jetis, setelah menerima bantuan sosial dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Bantuan senilai Rp20 juta yang bersumber dari APBD Kota Yogyakarta melalui pos Belanja Bantuan Tidak Terduga (BTT) itu diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan, di rumah Tukiran yang beberapa waktu lalu dilanda kebakaran. Kehadiran pemerintah dalam momen penuh keprihatinan ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap warganya yang sedang tertimpa musibah.
Tukiran mengaku tidak menyangka akan mendapat perhatian sebesar itu dari pemerintah. Ia menceritakan bahwa saat kebakaran terjadi, dirinya sedang berada di sebelah rumah dan baru mengetahui musibah tersebut setelah dikabari tetangga. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik dengan cepat melahap bangunan rumahnya. “Alhamdulillah sekarang mendapat bantuan. Saya merasa diuwongke, diperhatikan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat sehingga rumah bisa diperbaiki dan saya bisa beraktivitas lagi,” ungkapnya penuh haru. Untuk sementara, ia menumpang di rumah tetangga sambil menunggu proses perbaikan. Tukiran yang sebelumnya bekerja mencari barang bekas berharap dapat kembali membuka usaha kecil untuk menopang kebutuhan keluarganya setelah rumahnya pulih.
Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons musibah yang menimpa warga. Ia berharap dana Rp20 juta tersebut dapat mempercepat proses renovasi rumah sehingga Tukiran segera kembali menempati hunian layak. Wawan juga mengapresiasi solidaritas warga sekitar yang dengan sukarela memberikan tempat tinggal sementara bagi Tukiran. “Alhamdulillah warga di Badran ini sangat baik. Semangat gotong royong masyarakat masih sangat kuat,” katanya. Menurutnya, kebersamaan semacam ini harus terus dijaga dan diperkuat melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Taukhid, menjelaskan bahwa kebakaran yang menimpa rumah Tukiran terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026 sekitar pukul 06.20 WIB. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh gangguan instalasi listrik yang menimbulkan percikan api. Beruntung, api cepat dipadamkan berkat bantuan warga dan respons cepat petugas sehingga tidak merembet ke rumah lain di kawasan permukiman padat tersebut. Taukhid menekankan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa kebakaran bisa terjadi kapan saja, sehingga kewaspadaan dan edukasi masyarakat harus terus ditingkatkan.