Gen Z Kulonprogo Diajak Warisi Pemikiran Bung Karno Lewat Sarasehan PDI Perjuangan

Sarasehan dan doa peringati Bulan Bung Karno
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/ Wuri D

KULONPROGO, VIVA Jogja - DPC PDI Perjuangan Kulonprogo menggelar sarasehan dan doa bersama dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno di kantor DPC, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan kader partai bersama kalangan generasi muda atau Gen Z sebagai upaya menanamkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada penerus bangsa. Kehadiran generasi muda menjadi sorotan utama karena mereka dianggap sebagai pewaris cita-cita bangsa yang harus memahami ajaran dan pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

img_title Ratusan Santri Meriahkan FASI XIII Rayon Nanggulan di Kulonprogo

Sarasehan menghadirkan sejumlah kader senior, di antaranya Bambang Sumbogo dan Sukaryono, yang berbagi pandangan mengenai pemikiran Bung Karno. Diskusi menyoroti ajaran-ajaran yang dinilai masih relevan hingga kini, mulai dari semangat nasionalisme, persatuan, gotong royong, hingga pentingnya menjaga kedaulatan bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman. Para kader senior menekankan bahwa nilai-nilai Bung Karno bukan sekadar sejarah, melainkan pedoman hidup yang harus terus diwariskan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kulonprogo, Fajar Gegana, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan sarasehan tahun ini. “Kami sengaja mengundang Gen Z agar mereka paham dengan ajaran-ajaran Bung Karno,” ujarnya. Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa menjadi bekal penting bagi generasi muda agar tetap memiliki karakter kebangsaan yang kuat di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Ia menambahkan, peringatan Bulan Bung Karno tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus menjadi ruang pendidikan politik dan kebangsaan bagi generasi penerus.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Melalui dialog bersama para kader senior, peserta tidak hanya diajak mengenang sosok Bung Karno sebagai Proklamator, tetapi juga mendiskusikan bagaimana nilai-nilai perjuangannya dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Fajar Gegana menekankan bahwa semangat perjuangan, persatuan, dan cinta tanah air harus terus terpelihara di masa mendatang. “DPC PDI Perjuangan Kulonprogo berharap peringatan Bulan Bung Karno menjadi ruang pendidikan politik yang membentuk karakter kebangsaan generasi muda,” tandasnya.

Salah satu peserta yang mewakili Gen Z, Callysta Anestyawati, pengurus PAC PDI Perjuangan Temon, memaparkan ketertarikannya pada dunia politik meski baru duduk di semester dua IKIP PGRI Wates. Ia menegaskan bahwa politik bukan sekadar jabatan atau kursi DPR, melainkan keputusan-keputusan yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat. “Politik ternyata tidak hanya menjadi pejabat, menjadi DPR. Tetapi harus kita pahami bahwa apapun yang terjadi dengan kehidupan sehari-hari kita, kebijakan-kebijakan pemerintah yang berdampak pada rakyat baik itu dari sisi pangan, sosial, ekonomi, pendidikan, budaya semua merupakan hasil keputusan politik. Untuk itu generasi muda termasuk Gen Z harus melek politik,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Lima Kalurahan di Kulonprogo Lunas PBB-P2, Realisasi Pajak Baru 71 Persen