Kementerian ESDM dukung Inovasi CNG Clustering PGN di Sleman Jadi Tonggak Transisi Energi

Wamen ESDM Yuliot Tanjung (tengah) bersama Direktur Utama PGN Arief K Risdianto dan Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza M
Sumber :
  • Istimewa

SLEMAN, VIVA Jogja - Upaya menghadirkan energi bersih dan efisien bagi masyarakat terus digencarkan pemerintah bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina. Inovasi pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) diterapkan di Sleman, DI Yogyakarta dengan sistem clustering dan kehadiran jaringan gas rumah tangga berbasis CNG ini tidak hanya memberi kemudahan bagi warga dalam aktivitas sehari-hari, tetapi juga menandai langkah penting dalam perjalanan transisi energi nasional menuju sumber daya domestik yang lebih berkelanjutan.

img_title Guru Besar UGM Nilai Biodiesel B50 Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Implementasi CNG Clustering di Sleman menjadi proyek percontohan yang menarik perhatian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja pada Jumat (19/06/2026) lalu,  untuk meninjau langsung kesiapan PGN dalam menjalankan program ini. Dalam kesempatan tersebut, Yuliot menegaskan bahwa inovasi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi. Gas bumi dinilai lebih bersih, efisien, dan berasal dari sumber daya dalam negeri, sehingga mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

Pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2026–2029 menargetkan pembangunan sekitar 350 ribu sambungan rumah setiap tahun dengan berbagai skema pendanaan. Menurut Yuliot, penggunaan CNG dan jaringan gas rumah tangga berdampak langsung pada efisiensi biaya rumah tangga, terutama bagi ibu-ibu yang kini dapat memasak dengan lebih praktis dan aman. Di sisi lain, program ini juga membantu pemerintah mengurangi konsumsi LPG bersubsidi, sehingga beban subsidi dan impor LPG dapat ditekan.

img_title Harga Minyak Dunia Melonjak, Indonesia Didorong Percepat Transisi Energi Terbarukan

Direktur Utama PGN, Arief K Risdianto, dalam keterangan tertulisnya menyambut baik dukungan Kementerian ESDM dan berbagai pemangku kepentingan atas keberhasilan implementasi CNG Clustering di Sleman. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi distribusi gas bumi tanpa menunggu jaringan pipa transmisi utama dapat diterapkan di berbagai wilayah Indonesia. Dengan sistem cluster, gas bumi bertekanan tinggi sekitar 200 bar dapat dialirkan secara aman ke dapur rumah tangga melalui teknologi pengaturan tekanan yang andal. Arief memastikan bahwa pengawasan ketat dilakukan agar aliran gas tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.

Halaman Selanjutnya
img_title