Genjahan Wakili Gunungkidul di Lomba Kelurahan DIY, Tunjukkan Inovasi Ekonomi dan Sosial

Kelurahan Genjahan menampilkan sejumlah program unggulan untuk maju ke Lomba Kelurahan se-DIY
Sumber :
  • Dok Humas Pemkab Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, VIVA Jogja - Kelurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, resmi mewakili Kabupaten Gunungkidul dalam ajang Lomba Kelurahan Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026. Senin (22/06/2026), tim penilai dari Pemerintah Provinsi DIY melakukan klarifikasi lapangan untuk menilai langsung berbagai program dan inovasi yang dijalankan masyarakat Genjahan. Sebagai juara pertama di tingkat kabupaten, Genjahan kini berkompetisi untuk meraih posisi terbaik di tingkat regional.

img_title Wabub Gunungkidul Tegaskan Lima Gerakan Strategis untuk Majukan Pertanian Gunungkidul

Lomba kelurahan tahun ini mengusung tema “Membangun dari Kelurahan dan Kelurahan untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.” Tema tersebut dianggap relevan dengan arah pembangunan di Gunungkidul yang menempatkan kelurahan sebagai pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari sisi administratif, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan warga. “Kehadiran tim penilai adalah kehormatan sekaligus kesempatan bagi kami untuk menunjukkan kerja nyata, inovasi, dan semangat gotong royong masyarakat,” ujarnya.

Dalam penilaian, Kelurahan Genjahan menampilkan sejumlah program unggulan yang mencakup sektor ekonomi, kesehatan, dan sosial budaya. Program Lumbung Mataram dan Ketahanan Pangan menjadi salah satu inovasi yang diperlihatkan, berupa integrasi pertanian dan perikanan yang memberikan nilai tambah bagi warga. Selain itu, terdapat program “Dapur Stunting” dan rumah sehat yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Upaya pemberdayaan ekonomi juga terlihat melalui penguatan UMKM, koperasi desa, serta optimalisasi Kelompok Wanita Tani (KWT). Dukungan sosial diwujudkan dengan penyaluran bantuan dari Bumkalma sebagai bentuk pertumbuhan ekonomi inklusif.

img_title Gunungkidul Mantapkan Sport Tourism Lewat Turnamen Petanque Nasional “Krida Dhaksina” 2026

Aspek kemasyarakatan turut menjadi sorotan. Tim penilai disambut dengan kerukunan warga yang ditunjukkan melalui paduan suara gereja, mencerminkan toleransi antarumat beragama yang kuat di Genjahan. Sambutan meriah juga datang dari paguyuban sepeda yang mengiringi tim penilai sejak dua kilometer sebelum lokasi acara. Rini Sri Wahyuni, mewakili Ketua Tim Penilai DIY KPH Yudanegara, menyampaikan rasa terharu atas sambutan tersebut. “Guyub rukun dan toleransi beragama di Kelurahan Genjahan begitu kuat. Bagi kami, ini adalah modal awal yang luar biasa,” ungkapnya.

Lomba kelurahan bertujuan mencari wilayah percontohan yang mampu mengakselerasi pembangunan melalui inovasi pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Kelurahan terbaik nantinya akan mewakili DIY di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap hasil evaluasi ini dapat mencerminkan komitmen kuat Genjahan dalam membangun wilayahnya. Bupati menekankan bahwa pembangunan di Genjahan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa dan peradaban masyarakat. Hal tersebut ditegaskan dalam sambutan yang disampaikan dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya tiga stanza sebagai simbol semangat kebangsaan.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Sri Gethuk menapaki Wisata Kelas Dunia