DIY Teguhkan Peran Strategis dalam Ketahanan Nasional Melalui Optimalisasi Potensi Daerah

Sekda DIY terima Kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Manajemen Pertahanan
Sumber :
  • Dok Humas Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kekuatan militer atau kebijakan pusat, melainkan juga dari kemampuan setiap daerah dalam mengelola sumber daya, memperkuat kohesi sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga identitas kebangsaan. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan nasional.

img_title Sri Sultan Hamengku Buwono X jadi Responden SE2026, Teguhkan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan DIY

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat membacakan sambutan Gubernur DIY dalam acara Kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) Universitas Pertahanan (Unhan) RI Tahun Akademik 2025/2026, yang berlangsung di Bangsal Wiyata Praja, Selasa (23/06). Dalam kesempatan tersebut, Made menekankan bahwa pembangunan DIY bertumpu pada kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, pelestarian kebudayaan, tata kelola pemerintahan yang adaptif, serta pembangunan berkelanjutan. Semua aspek ini, menurutnya, menjadikan DIY sebagai simpul strategis dalam sistem ketahanan nasional.

Made menjelaskan bahwa potensi daerah harus dikelola sebagai bagian integral dari penguatan ketahanan nasional. DIY sendiri memiliki kebijakan pembangunan yang menempatkan pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan sektor jasa sebagai unggulan. Sektor-sektor tersebut tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tetapi juga memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi tantangan global.

img_title Almas Azzahra Mantap Menuju Panggung Nasional, Bawa Misi Budaya dan Kota Berkelanjutan

Keistimewaan DIY, lanjut Made, bukan sekadar privilege administratif, melainkan instrumen konstitusional yang menjaga kesinambungan nilai, budaya, dan tata kelola pemerintahan. Dengan kewenangan keistimewaan di bidang kebudayaan, kelembagaan, pertanahan, dan tata ruang, DIY memiliki ruang untuk membangun dengan pendekatan yang tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, melainkan juga menjaga harmoni antara manusia, ruang hidup, dan kebudayaan.

Dalam konteks ketahanan nasional, kebudayaan dipandang sebagai energi yang menjaga persatuan bangsa di tengah perubahan global yang semakin kompleks. Nilai strategis keistimewaan hadir sebagai modal sosial yang memperkuat kohesi masyarakat, memperkukuh identitas nasional, sekaligus memperluas daya saing daerah. Dengan demikian, pembangunan di DIY tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga spiritual dan kultural, yang menjadi fondasi penting bagi ketahanan bangsa.

img_title UPN "Veteran" Yogyakarta Dorong Produktivitas Ikan Sleman Lewat Inovasi Bioflok dan Pemasaran Digital

Dekan FMP Unhan RI, Mayjen TNI Assoc. Prof. Dr. Priyanto, S.I.P., M.Si. (Han), menambahkan bahwa kegiatan kuliah kerja ini mengangkat tema “Penguatan Ketahanan Nasional melalui Sinergi Pengelolaan Sumber Daya Daerah Ekonomi dan Pertahanan di DIY.” Tema tersebut dipilih karena relevan dengan kondisi geopolitik dan geostrategi Indonesia, baik di tingkat global maupun regional.

Halaman Selanjutnya
img_title