RSUD Panembahan Senopati Bangun Dialog Publik untuk Perbaikan Sistem Rujukan Kesehatan
- Dok Pemkab Bantul
BANTUL, VIVA Jogja - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sebagai rumah sakit rujukan utama milik Pemerintah Kabupaten Bantul, RSUD Panembahan Senopati menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan sistem rujukan pasien. Untuk mencari solusi bersama, rumah sakit ini menggelar Forum Konsultasi Publik di Aula Bank Bantul pada Rabu (24/06/2026), yang dihadiri sekitar 140 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.
Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah daerah untuk berdiskusi mengenai persoalan yang masih muncul dalam sistem rujukan, termasuk perubahan regulasi yang belum tersosialisasi secara menyeluruh. Direktur RSUD Panembahan Senopati, Atthobari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam membangun pelayanan yang transparan dan akuntabel. “Forum ini menjadi sarana untuk membangun komunikasi, partisipasi, dan kolaborasi antara penyelenggara pelayanan dengan masyarakat pengguna pelayanan untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Menurut Atthobari, forum konsultasi publik ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang sosialisasi standar pelayanan rumah sakit, tetapi juga sebagai ruang untuk menghimpun aspirasi dan masukan dari masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemahaman bersama mengenai sistem rujukan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), agar pasien dapat memperoleh layanan yang tepat dan efisien. Dengan adanya forum ini, diharapkan masyarakat lebih memahami alur rujukan dan hak-hak mereka dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga negara sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. Ia menyebutkan bahwa negara memiliki kewajiban untuk menyediakan layanan dasar bagi masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, infrastruktur, serta ketenteraman dan ketertiban. “Apa yang kita bicarakan hari ini sesungguhnya adalah pembicaraan yang sangat mulia. Ini membawa misi suci bernegara, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum,” tutur Halim.
Dalam konteks pelayanan kesehatan, Halim menilai bahwa forum semacam ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang mampu memperbaiki sistem rujukan, terutama dalam hal koordinasi antar fasilitas kesehatan dan percepatan pelayanan bagi pasien. Pemerintah Kabupaten Bantul, lanjutnya, akan terus mendukung upaya RSUD Panembahan Senopati dalam meningkatkan mutu layanan dan memperluas akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.