Lomba Memancing Bhayangkara di Laut Selatan Jadi Sarana Kedekatan Polri dan Nelayan
- Dok Humas Polda DIY
BANTUL, VIVA Jogja - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar lomba memancing yang digelar di perairan laut selatan DIY. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 dan melibatkan para nelayan dari tiga kabupaten pesisir, yakni Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul. Sebanyak 45 nelayan berpartisipasi dengan menggunakan 15 perahu jungkung, masing-masing kabupaten mengirimkan 15 peserta yang terbagi dalam lima perahu.
Kegiatan berlangsung di Pantai Baru Bantul, Pantai Trisik Kulonprogo, dan Pantai Ngandong Gunungkidul. Pelepasan peserta dilakukan oleh Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda DIY, Kombes Pol Sades Oloan Maruli Pardede, S.I.K., yang diawali dengan doa bersama serta pemasangan simbolis life jacket dan bendera Merah Putih. Tindakan tersebut menjadi simbol perhatian terhadap keselamatan nelayan, sekaligus menegaskan pentingnya budaya aman dalam setiap aktivitas di laut.
Para peserta kemudian berangkat sejauh lima mil dari garis pantai sesuai titik pemberangkatan masing-masing. Meski kondisi laut saat itu tidak mendukung hasil tangkapan, semangat kebersamaan tetap terjaga. Beberapa alat pancing bahkan sempat putus diduga akibat terkena ikan berukuran besar. Walau hasil tangkapan nihil, panitia tetap memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di tiap kabupaten serta menyerahkan paket sembako kepada seluruh peserta. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian dan tali asih Polda DIY terhadap nelayan.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana mempererat hubungan Polri dengan masyarakat pesisir. “Melalui kegiatan ini, Polda DIY ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para nelayan yang setiap hari beraktivitas di laut. Selain menjaga semangat Hari Bhayangkara, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat pesisir,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keselamatan nelayan menjadi perhatian utama, dengan pemasangan life jacket sebagai pengingat pentingnya budaya keselamatan.
Kegiatan lomba memancing ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Lebih dari sekadar hiburan, acara tersebut menjadi wadah interaksi yang memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kehadiran aparat di tengah masyarakat pesisir menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan warga. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan untuk meneguhkan komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan hidup dari laut.