Personel Yon TP 457/Jepara Disiapkan Dukung Ketahanan Pangan di Jepara Sementara Tempati Buper Pakis Aji
- Vivajogja
VIVAJogja – JEPARA, Personel Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 457/Jepara disiapkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Jepara.
Hingga Jumat (26/6), 256 personel telah berada di Jepara, terdiri atas 226 personel yang lebih dahulu tiba dan 30 personel tambahan yang datang.
Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, mengatakan seluruh personel yang telah datang merupakan bagian dari penempatan awal Yon TP 457/Jepara. Sebagian besar di antaranya merupakan lulusan pendidikan TNI Angkatan Darat tahun 2022.
"Rata-rata yang sudah datang merupakan lulusan pendidikan tahun 2022. Ke depan akan ada tambahan personel organik hingga kekuatan tahap awal mencapai 406 personel," ujar Ranna.
Ia menjelaskan, Batalyon TP 457/Jepara nantinya akan berkembang menjadi satu batalyon dengan sembilan kompi yang memiliki spesialisasi berbeda, meliputi bidang pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan di bawah naungan Brigade infantri (Brigif).
Pembentukan satuan tersebut diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas teritorial TNI.
Markas permanen Yon TP 457/Jepara akan dibangun di atas lahan Perhutani seluas sekitar 90,7 hektare di Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri. Lokasi tersebut telah melalui proses peninjauan oleh Kementerian Pertahanan dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara.
Menurut Ranna, pembangunan markas masih menunggu penunjukan pelaksana pekerjaan dari Kementerian Pertahanan. Tahap pertama akan difokuskan pada pembangunan fasilitas dasar seperti barak, mandi cuci kakus (MCK), dan tempat ibadah.
"Lahannya sudah siap. Setelah pembangunan fasilitas dasar selesai, personel yang saat ini masih berada di lokasi sementara akan dipindahkan ke markas baru," katanya.
Ia menambahkan, sebagian lahan yang akan digunakan masih dimanfaatkan masyarakat melalui pola tanam tumpang sari. Pengelolaan lahan tersebut, kata dia, sepenuhnya masih menjadi kewenangan Perhutani.
Sambil menunggu pembangunan markas rampung, seluruh personel ditempatkan sementara di Bumi Perkemahan Pakis Aji, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji.
Selama berada di lokasi tersebut, para prajurit tetap menjalankan pembinaan fisik, latihan militer, serta kegiatan kedinasan lainnya. Mereka juga disiagakan untuk mendukung tugas kemanusiaan apabila diperlukan.
"Kegiatan mereka tetap berjalan seperti di satuan sebelumnya. Selain melaksanakan pembinaan dan latihan, mereka juga siap membantu masyarakat dalam berbagai tugas kemanusiaan sesuai kebutuhan," ujar Ranna.