Ikhtiar Kamal Mustofa di Kudus Pertahankan Budaya Jawa, Hadirkan Tradisi Wilujengan Mitoni Cucu Pertama
- Arif
Salah satu sorotan utama dalam tradisi ini adalah pagelaran wayang kulit oleh Ki Purbo Asmoro. Dalang kondang itu memainkan lakon "Tumuruning Wahyu Wiji Sejati" dalam format pakeliran padat. Selain itu, memberikan hiburan sekaligus pesan moral bagi tamu undangan yang hadir.
Tradisi mitoni di keluarga besar H. Kamal Mustofa, dipandu Pengantin Production pimpinan Dani Mukti asal Yogyakarta dan berkolaborasi denga Max Production Kudus.
Selama prosesi acara mampu membius para tamu undangan, seakan terbawa dengan kearifan lokal disetiap prosesinya.
Seperti prosesi saat sungkeman misalnya. Yakni dimana seorang anak perempuan memohon doa restu kedua orang tuanya menjelang proses persalinan kehamilan. Tradisi tersebut kini semakin digerus jaman dan ditinggalkan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kamal Mustofa perwakilan keluarga besar yang memiliki gawe hajatan, mengaku merasa sangat terhormat bisa menjalankan tradisi ini dengan penuh khidmat.
"Ini bukan hanya tentang merayakan kehamilan, namun juga menyambung doa dan harapan untuk calon anak yang akan lahir. Semoga tradisi ini terus dijaga oleh generasi mendatang.” ujar Kamal.
Dengan tradisi ini, kata Kamal, diharapkan semakin banyak masyarakat memahami pentingnya menjaga kearifan lokal. Serta merayakan momen penting dalam kehidupan dengan nilai-nilai budaya yang luhur.