Kopi Roro Hadir di Kulonprogo, Simbol Transformasi Koperasi dan UMKM Menuju Pasar Global
- Dok Humas Pemkab Kulonprogo
KULONPROGO, VIVA Jogja – Perayaan Hari Koperasi ke-79 dan Hari UMKM ke-11 di Kabupaten Kulonprogo menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi kerakyatan berbasis produk lokal. Dalam acara puncak yang berlangsung di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sogan, pemerintah daerah meresmikan Coffee Shop Kopi Roro sekaligus menyerahkan lima unit armada kopi mobile “Kopi Roro” atau Roda Loro. Kehadiran armada dan gerai kopi ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dengan dukungan Dana Keistimewaan (Danais) DIY melalui Paniradya Kaistimewan, yang ditujukan untuk memperluas pemasaran biji kopi Menoreh hingga ke pasar nasional bahkan internasional.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kulonprogo, Agung Kurniawan, menegaskan bahwa koperasi harus bertransformasi dari pola konvensional menuju tata kelola modern yang berorientasi pada sektor riil. Ia mengingatkan bahwa koperasi tidak boleh lagi sekadar menjadi wadah administratif, melainkan harus mampu memberikan nilai tambah, profesionalisme, serta manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat. Menurutnya, Pemkab Kulonprogo telah melakukan pendampingan intensif dari hulu ke hilir, mulai dari perizinan, sertifikasi halal, PIRT, hingga standarisasi produk agar UMKM dan koperasi mampu menembus pasar yang lebih luas.
Paniradya Pati Kaistimewan DIY, Kurniawan, menambahkan bahwa Dana Keistimewaan berfungsi sebagai katalisator untuk mendorong kemandirian lembaga ekonomi lokal. Ia menekankan bahwa DIY tidak memiliki industri besar seperti daerah lain, sehingga koperasi dan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi. Pemerintah hadir bukan untuk terus-menerus memberikan bantuan langsung, melainkan untuk menciptakan stimulan agar koperasi dan UMKM lebih adaptif, mandiri, dan berkelanjutan. Tantangan terbesar, menurutnya, justru datang dari internal koperasi, yakni sejauh mana mereka mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi dan dinamika pasar.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kulonprogo, Iffah Mufidati, menyebut koperasi sebagai “rumah besar” bagi pelaku usaha kecil untuk tumbuh bersama. Ia menegaskan bahwa penyerahan lima unit armada Kopi Roro tahun ini, melengkapi dua unit yang telah diberikan sebelumnya, merupakan langkah konkret untuk memperkuat pemasaran kopi Menoreh yang memiliki cita rasa khas.