MoU dengan KADIN DIY, Perkuat Sinergi Akademik dan Industri
- Humas UMY
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan sektor industri. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung pada Sabtu (08/11/2025), sebagai bagian dari Musyawarah Daerah (Musda) IX KADIN DIY 2025 yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.
UMY menjadi salah satu dari enam institusi yang turut menandatangani MoU bersama KADIN DIY, bergabung dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), PT Pos Indonesia, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, UMY diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr Zuly Qodir, M.Ag.
Dorong Hilirisasi Riset dan Penguatan SDM
Kerja sama ini merupakan wujud komitmen UMY dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara konkret, khususnya dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya hilirisasi hasil riset agar dapat memberikan manfaat langsung bagi dunia usaha dan masyarakat luas.
“Hari ini kami menandatangani kerja sama strategis dengan KADIN DIY sebagai langkah untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk hilirisasi hasil riset agar bermanfaat bagi dunia industri dan masyarakat,” ujar Prof Zuly usai penandatanganan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kemitraan ini akan mendorong percepatan transfer ilmu pengetahuan dan inovasi dari kampus ke sektor industri. Dengan demikian, hasil penelitian dari civitas academica UMY dapat diterapkan secara langsung dalam dunia kerja, memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Jembatan Kompetensi Mahasiswa dan Dunia Kerja
Prof Zuly juga menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi dan pelaku industri dalam menghadapi tantangan global. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan UMY di pasar kerja nasional maupun internasional.
“Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan bahwa hasil riset dan inovasi dari kampus dapat diterapkan secara nyata di sektor industri dan masyarakat. Dengan begitu, lulusan UMY akan lebih siap bersaing dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah,” tegasnya.