Manjakan Warga Pati di Perantauan, Sudewo Kirim 16 Bus Mudik ke Jakarta
- arif
PATI, VIVAJogja- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memberangkatkan 16 unit bus mudik ke Jakarta, berkapasitas masing-masing 40 hingga 50 penumpang. Pengadaan armada bus ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun lalu, yang hanya menyediakan 11 armada.
Kehadiran 16 bus mudik gratis yang disiapkan Pemkab Pati ini, untuk membantu warganya yang merantau kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Seremonial pemberangkatan belasan bus lebaran ini berlangsung di halaman Setda Pati, dilakukan Bupati Pati Sudewo. Dari 16 unit bus yang disiapkan, satu bus diantaranya bantuan dari Baznas Kabupaten Pati.
Dihadapan Sekda, Forkopimda, jajaran OPD, Jasa Raharja, Baznas, dan para tamu undangan, Sudewo berharap agar fasilitas mudik gratis ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
“Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pati memberangkatkan 16 unit bus dengan kapasitas masing-masing 40 hingga 50 penumpang. Jumlah ini mengalami kenaikan siginifikan dengan penambahan 5 unit bus baru,” ucap Sudewo.
Sudewo menyadari bahwa fasilitas ini masih belum mencukupi untuk memenuhi tingginya permintaan warga yang ingin mudik gratis kembali ke Bumi Mina Tani.
"Kami berusaha semaksimal mungkin, pada tahun 2026 nanti, kami berencana menambah jumlah bus hingga mencapai 30 unit atau bahkan lebih,” tutur Sudewo.
Sudewo menyebut, penambahan armada mudik gratis untuk memenuhi kebutuhan pemudik Pati yang terus meningkat. Selain memberangkatkan bus mudik, Sudewo menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati.
Menurut Sudewo, Pemkab Pati telah mengalokasikan anggaran untuk sejumlah proyek pembangunan. Tujuannya mengubah perwajahan kota Pati ke depan yang lebih bagus.
Dalam Tahun anggaran 2025, renovasi Masjid Baitur Nur dianggarkan sebesar Rp 15 miliar, yang akan dipercayakan kepada arsitek terbaik di Indonesia.
Selain itu, renovasi GOR Pesantenan dengan anggaran Rp 6 miliar juga akan dilakukan, baik pada bagian internal maupun eksteriornya.
“Kami juga akan menata taman dan pepohonan kota Pati dengan anggaran Rp 150 juta. Untuk trotoar, anggaran dari pemerintah pusat akan segera disalurkan,” ungkapnya.
Sudewo juga merencanakan pelebaran ruas jalan dari SMP Negeri 4 Pati ke arah barat menuju Margorejo sepanjang 2,5 km. Rencananya akan dibuat menjadi dua lajur.
Sudewo berharap meningkatnya kualitas infrastruktur dan aksesibilitas, Kota Pati, semakin ramai dan berkembang. Pihaknya juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pihak yang ingin berinvestasi di Pati.
“Bagi yang ingin mendirikan mall, hotel, restoran besar, kami siap memfasilitasi perizinannya. Pati harus berkembang menjadi kota besar dengan kemudahan yang diberikan kepada masyarakat dan pengusaha," tutup Sudewo.