Visual Kampanye Lisa BLACKPINK Dikritik, Promosi Pariwisata Thailand Tuai Pro-Kontra
- VIVA Jogja/IG kpopchart
VIVA Jogja - Kampanye pariwisata Thailand terbaru yang menggandeng Lisa BLACKPINK sebagai duta global mendadak jadi perbincangan hangat di dunia maya.
Setelah visual utamanya dirilis ke publik, sejumlah netizen melontarkan kritik tajam terhadap kualitas gambar promosi yang dinilai terlihat tidak natural.
Dalam visual yang menampilkan Lisa berlatar Red Lotus Sea di Udon Thani, banyak warganet menilai sosok sang idol tampak kurang menyatu dengan latar belakang.
Bahkan, sebagian komentar menyebut penampilannya terlihat seperti “mengambang”, sehingga memunculkan dugaan penggunaan AI atau manipulasi digital yang berlebihan.
Perdebatan semakin meluas setelah produser musik Thailand, Nitipong Honark, turut mengomentari kampanye tersebut.
Ia menyindir kualitas eksekusi visual yang dianggap tidak sebanding dengan nilai investasi besar serta status Lisa sebagai bintang global dengan pengaruh internasional yang kuat.
Meski menuai kritik, tidak sedikit pula pihak yang membela kampanye ini. Mereka menilai penggunaan teknologi visual dalam promosi modern sudah menjadi hal yang lazim, terlebih di era digital saat ini.
Selain itu, popularitas Lisa disebut tetap memberi dampak promosi yang signifikan bagi pariwisata Thailand, terlepas dari kontroversi visual yang menyertainya.
Hingga kini, kampanye tersebut masih menjadi topik hangat, memicu diskusi soal batas penggunaan teknologi visual dalam promosi pariwisata dan ekspektasi publik terhadap kampanye berskala global.